Paldam Tanjungpura Punya Motor Pemadam Karhutla, Ini Kelebihannya

Kalimantan Barat

Paldam Tanjungpura Punya Motor Pemadam Karhutla, Ini Kelebihannya

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Rabu, 22 Jul 2026 16:01 WIB
Pangdam Tanjungpura Punya Motor Pemadam Karhutla. (Pendam XII/Tpr)
Foto: Paldam Tanjungpura Punya Motor Pemadam Karhutla. (Pendam XII/Tpr)
Kubu Raya -

Kodam XII/Tanjungpura (Tpr) meluncurkan inovasi alat pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipasang pada sepeda motor dinas. Peralatan ini diklaim mampu mempercepat personel mencapai titik api, terutama di wilayah yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.

Peralatan itu merupakan inovasi Paldam XII/Tanjungpura. Berbeda dengan pompa pemadam konvensional, sistem ini memanfaatkan tenaga yang terintegrasi dengan sepeda motor sehingga lebih ringkas dan mudah dibawa menuju lokasi kebakaran.

Alat pemadam hasil modifikasi tersebut dipasang pada motor dinas Babinsa yang mayoritas menggunakan jenis KLX dan CRF. Alat diserahkan langsung Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito kepada para Dandim jajaran Kodam XII/Tanjungpura di Lapangan Tidayu, Makodam XII/Tanjungpura, Kubu Raya, Senin (20/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Novi menyebut, penggunaan sepeda motor dipilih karena banyak titik rawan karhutla berada di area yang sulit diakses mobil, seperti jalan sempit, kebun, hingga lahan gambut.

"Alat ini dibuat untuk mengatasi kebakaran hutan karena bisa langsung dipasang di motor dinas. Dengan begitu personel dapat bergerak lebih fleksibel dan cepat menuju titik api," kata Novi, Selasa (21/7/2026).

Novi mengatakan, kecepatan menjadi faktor penting dalam penanganan karhutla. Menurutnya, semakin cepat petugas tiba di lokasi, semakin besar peluang api dipadamkan sebelum meluas.

Saat ini ada enam Kodim yang mendapatkan alat pemadam modifikasi itu. Setiap Kodim mendapatkan lima set alat pemadaman.

Adapun beberapa komponen dalam alat pemadam karhutla di antaranya Selang Output dan Input, Pompa sentrifugal, Filter, Adaptor, Nozzle dan Spray, serta Keranjang.

"Sistem SPM DAMKAR ini penggeraknya menggunakan putaran mesin untuk menggerakkan Pompa Sentrifugal yang menghisap air dan mendorong air ke titik jangkauan api," ucap Novi menjelaskan.

Karena itu, keberadaan motor pemadam diharapkan menjadi peralatan pendukung bagi satuan teritorial dalam melakukan respons awal saat muncul titik api, sembari menunggu dukungan personel dan peralatan yang lebih besar.

"Kami berharap inovasi tersebut dapat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau sekaligus membantu menekan meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat," harapnya.



(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads