Jalan Trans Kalteng-Kalbar Retak, Dinas PUPR Upayakan Perbaikan Segera

Kalimantan Tengah

Jalan Trans Kalteng-Kalbar Retak, Dinas PUPR Upayakan Perbaikan Segera

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Selasa, 21 Jul 2026 15:01 WIB
Jalan Trans Kalteng-Kalbar Retak, Dinas PUPR Upayakan Perbaikan Segera. (Istimewa)
Foto: Jalan Trans Kalteng-Kalbar Retak, Dinas PUPR Upayakan Perbaikan Segera. (Istimewa)
Kotawaringin Barat -

Sebuah video yang memperlihatkan retakan pada bagian bawah jalan layang (floor slab) Kilometer 7 ruas Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama viral di media sosial. Jalur Trans Kalimantan yang menghubungkan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat pun jadi sorotan.

Dalam video, terlihat keretakan memanjang di salah satu ujung struktur jembatan. Hal ini memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan di jalur vital tersebut.

Video itu direkam oleh Abdul Ghafur, warga Kecamatan Kotawaringin Lama, saat sedang memancing di sungai yang berada tepat di bawah jalan layang. Dari bawah jembatan, tampak sejumlah retakan pada struktur lantai yang dinilai cukup luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Abdul, ia sengaja merekam pada Minggu (19/7) sore kondisi tersebut karena khawatir kerusakan semakin parah apabila tidak segera ditangani.

"Mengingat jalan tersebut merupakan akses utama Trans Kalteng-Kalbar, kerusakan yang terus berkembang dikhawatirkan dapat mengganggu bahkan melumpuhkan arus transportasi antardaerah," ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Menanggapi video viral tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat melakukan langkah cepat. Kepala Dinas PUPR Kobar, Suryadi, mengatakan pihaknya segera berkoordinasi setelah menerima laporan mengenai retakan pada jalan layang.

"Sebagai langkah awal, kendaraan bermuatan berat untuk sementara dilarang melintasi lokasi hingga pemeriksaan teknis selesai dilakukan. Kebijakan itu diambil sebagai upaya mengurangi beban pada struktur sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan," ujar Suryadi, Selasa siang.

Dinas PUPR Kobar juga telah memasang papan peringatan di sekitar lokasi dan meminta seluruh pengguna jalan mengurangi kecepatan serta meningkatkan kewaspadaan saat melintas. Bersama Dinas Perhubungan, rambu-rambu lalu lintas turut dilengkapi agar arus kendaraan tetap berjalan dengan aman.

"Karena ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, PUPR Kobar juga berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah untuk percepatan penanganan," katanya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat mematuhi seluruh rambu yang telah dipasang. Larangan melintas bagi kendaraan bertonase berat tetap diberlakukan hingga hasil pemeriksaan teknis keluar, sementara pengguna jalan lainnya diminta tetap berhati-hati saat melintasi jalur Trans Kalteng-Kalbar tersebut.



(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads