Apa yang Kamu Bayangkan Saat Dengar Nama Kalimantan?

Apa yang Kamu Bayangkan Saat Dengar Nama Kalimantan?

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Senin, 13 Jul 2026 14:16 WIB
Pulau Kalimantan disebut sebagai salah satu paru-paru dunia karena luas hutannya yang mencapai hingga 40,8 juta hektar. Beginilah potret hijaunya hutan Kalimantan.
Hijaunya hutan Kalimantan yang jadi paru-paru dunia/Foto: Rachman Haryanto
Balikpapan -

Mendengar kata Kalimantan, pikiran banyak orang sering kali langsung tertuju pada hamparan hutan hujan tropis yang lebat dan misterius. Citra itu bukanlah tanpa alasan.

Sebab, pulau terbesar ketiga di dunia ini merupakan rumah bagi salah satu hutan tertua di bumi yang telah berusia sekitar 130-140 juta tahun. Begitu identiknya Kalimantan dengan vegetasi hijau yang masif, pulau ini menyandang gelar prestisius sebagai paru-paru dunia.

Keberadaan hutan yang luas secara otomatis memunculkan bayangan tentang penghuni ikoniknya, yaitu orang utan. Sebagai satu-satunya kera besar yang hidup di Asia, orang utan Kalimantan telah menjadi simbol kelestarian alam Borneo selama berpuluh-puluh tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satwa cerdas yang dikenal sebagai 'petani hutan' ini memegang peran vital dalam menyebarkan biji-bijian. Orang utan membantu memastikan regenerasi pohon-pohon di hutan tetap terjaga.

Selain kekayaan alamnya, aspek manusia yang paling melekat dengan identitas Kalimantan adalah suku Dayak. Meskipun pulau ini dihuni oleh beragam etnis, suku Dayak sering dianggap sebagai 'wajah' asli Kalimantan karena sejarah panjang mereka sebagai penghuni utama kawasan pedalaman dan hutan.

Budaya mereka yang unik, mulai dari rumah Betang yang ikonik hingga seni ukir yang khas, telah membentuk persepsi global bahwa Kalimantan identik dengan Dayak. Salah satu daya tarik budaya yang kerap mencuri perhatian dan mengundang rasa penasaran adalah pesona gadis Dayak.

Dikenal dengan paras rupawan dan busana adat yang memukau, kecantikan mereka sebenarnya memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar penampilan fisik. Dalam budaya setempat, perempuan Dayak dipandang sebagai sosok yang mandiri dan memiliki peran strategis, baik dalam urusan domestik maupun kepemimpinan di masyarakat.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, citra Kalimantan sebagai pulau yang 'hanya berisi hutan' mulai mengalami pergeseran dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN). Pembangunan ibu kota baru di wilayah Kalimantan Timur ini sedang membentuk wajah baru Indonesia yang lebih modern dan berkelanjutan. Dengan konsep forest city, IKN berusaha memadukan kemajuan infrastruktur tanpa menghilangkan jati diri Kalimantan yang hijau.

Ulasan selengkapnya ada dalam sederet artikel berikut ini:



(sun/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads