Kuntilanak jadi-jadian merujuk pada aksi seseorang yang menyamar atau berdandan menyerupai hantu kuntilanak untuk menakut-nakuti warga. Terlepas dari motif di baliknya, kuntilanak jadi-jadian bisa meresahkan warga.
Pada 2020, aksi tersebut sempat meresahkan warga Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel). Berikut ini sekilas ceritanya yang dirangkum detikKalimantan dalam tajuk Kalimantan Flashback.
Waktu itu, kuntilanak jadi-jadian beraksi di pinggir Jalan Bhayangkara. Seorang wanita memakai pakaian putih, serta wajah berbedak putih dengan makeup hitam di sekeliling mata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi meresahkan tersebut kemudian dibongkar personel patroli Satuan Sabhara Polres Banjarbaru. Kabid Humas Polda Kalsel waktu itu, Kombes Mochamad Rifa'i mengatakan awalnya polisi menerima laporan, lalu menelusuri aksi kuntilanak jadi-jadian tersebut.
"Piket patroli menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Aplikasi SIHARAT+2.0 yang melihat ada sosok hantu menyerupai kuntilanak di dekat tokonya pada hari Senin (16/3) sekitar pukul 21.00 Wita yang kemudian petugas meluncur ke Jalan Bhayangkara Kota Banjarbaru," kata Rifa'i dalam keterangannya, Selasa (17/3/2020).
Awalnya polisi tidak menemukan aksi kuntilanak jadi-jadian tersebut. Namun polisi kembali mencarinya pada pukul 01.00 Wita.
"Kemudian saat kembali melaksanakan patroli ke Jalan Bhayangkara Kota Banjarbaru sekitar pukul 01.00 Wita, petugas akhirnya berhasil menemukan sosok hantu yang menyerupai kuntilanak tersebut berdiri di pinggir jalan," ujarnya.
Sosok di balik kuntilanak jadi-jadian itu adalah wanita bernama Hendri Espihartati. Ia kemudian dibawa ke Mapolres Banjarbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Identitas pelaku yang diamankan atas nama Hendri Espihartati, seorang perempuan berusia 36 tahun," tuturnya.
Aksi Espihartati benar-benar bikin takut warga. Namun ia mengaku hanya membuat vlog untuk konten YouTube.
"Dari hasil pengakuan pelaku saat diamankan mengaku sedang membuat konten video untuk channel YouTube-nya," kata Rifa'i.
Kepada polisi, Espihartati mengaku ingin videonya viral. Karena itu, ia nekat berdandan ala kuntilanak dan berdiri di pinggir jalan.
"Karena ingin viral sehingga menggunakan kostum dan makeup menyerupai hantu kuntilanak yang menurutnya bisa viral dengan cepat," ujarnya.
Terkait aksi kuntilanak jadi-jadian tersebut, polisi memberikan nasihat dan pembinaan kepada pelaku. Espihartati juga diminta membuat pernyataan agar tidak mengulangi aksinya.
"Membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi hal-hal yang tidak wajar yang dapat merugikan diri sendiri serta merugikan dan membahayakan orang lain," ucapnya.
