DPR Minta LCC 4 Pilar MPR di Kalbar Diulang Setelah Evaluasi Menyeluruh

Nasional

DPR Minta LCC 4 Pilar MPR di Kalbar Diulang Setelah Evaluasi Menyeluruh

Nikita Rosa - detikKalimantan
Rabu, 13 Mei 2026 13:01 WIB
Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026. (dok YouTube MPRGOID)
Foto: Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026. (dok YouTube MPRGOID)
Pontianak -

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudin mendorong agar Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat diulang. Hal ini buntut dari viralnya penilaian dewan juri terhadap jawaban tim SMAN 1 Pontianak.

Dikutip dari detikEdu, Hetifah menilai juri kurang adil memberikan penilaian dalam lomba tersebut, padahal para peserta sudah mempersiapkan diri dan memberikan jawaban terbaik. Ia pun mengaku prihatin atas polemik yang terjadi karena seharusnya lomba tersebut menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, dan sportivitas.

"Anak-anak sudah mempersiapkan diri dengan sangat serius. Mereka datang membawa semangat belajar dan kompetisi yang sehat. Karena itu, proses lomba juga harus benar-benar memberi rasa keadilan bagi seluruh peserta," jelasnya, dikutip dari laman resmi DPR, Rabu (13/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, MPR tengah mengevaluasi lomba tersebut supaya kejadian serupa tidak terulang. Hetifah menekankan peristiwa ini betul-betul harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh, mulai dari kesiapan panitia, sistem penjurian, hingga mekanisme pengawasannya.

Hetifah sendiri mendorong agar pelaksanaannya di tingkat Kalbar diulang kembali. Ia menilai, perlombaan ulang diperlukan untuk menjaga kepercayaan peserta dan masyarakat terhadap kegiatan yang diselenggarakan MPR RI.

Ia juga meminta maaf kepada peserta yang dirugikan, khususnya dari SMAN 1 Pontianak. Ia berharap kejadian ini tidak membuat para siswa patah semangat, melainkan tetap aktif mengikuti kegiatan pendidikan kebangsaan dan pengembangan karakter.

"Kita tentu tidak ingin kejadian seperti ini mengurangi antusiasme anak-anak terhadap kegiatan positif yang selama ini menjadi ruang pembelajaran nilai-nilai demokrasi, kebangsaan, dan kompetisi yang sehat," tegasnya.

Baca selengkapnya di detikEdu.



(des/des)

Koleksi Pilihan

Kumpulan artikel pilihan oleh redaksi detikkalimantan

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads