Nasional

Prabowo: Indonesia Kaya, tapi Banyak Dicolong Tambang-Perkebunan Ilegal

Ilyas Fadilah - detikKalimantan
Jumat, 01 Mei 2026 18:54 WIB
Presiden Prabowo Subianto/Foto: Instagram Setpres RI
Balikpapan -

Indonesia merupakan negara yang kaya sumber daya alam (SDA), namun banyak yang tidak dikelola secara semestinya hingga merugikan negara. Itu seperti yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

Dikutip detikFinance, praktik yang disinggung adalah pembukaan lahan untuk perkebunan tanpa izin hingga praktik tambang ilegal. Hal ini disampaikan Kepala Negara saat berpidato di Hari Buruh Internasional atau May Day.

"Setelah saya jadi presiden saya belajar, saya lihat data-data, percayalah negara kita sangat kaya. Hanya kekayaannya ini banyak dicolong mereka bikin kebun tanpa izin, banyak bikin tambang tanpa izin," ujar Prabowo dalam acara May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2026).

Ia mengatakan pemerintah telah mengambil langkah tegas dengan menutup ribuan tambang ilegal serta mengambil alih lahan yang dikelola tanpa izin. Hingga saat ini, pemerintah telah menguasai kembali hampir 5 juta hektare lahan.

Prabowo bahkan menargetkan angka tersebut bisa meningkat hingga sekitar 8 juta hektare pada akhir 2026. Ia menegaskan seluruh lahan dan sumber daya yang telah diambil alih tersebut akan dikelola kembali oleh negara untuk kepentingan masyarakat.

"Aku sudah ambil alih itu semua, sampai hari ini sudah hampir 5 juta hektare yang kita kuasai kembali, kembali ke rakyat. Perhitungan saya sampai akhir 2026 kita akan kuasai kembali sampai 8 juta hektare, dan kita sudah tutup ribuan tambang ilegal, ribuan. Dan ini kita akan kelola dan ini nanti akan kita kuasai semua dan itu nanti untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia," tutup Prabowo.

Baca selengkapnya di sini.



Simak Video "Video: Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat, Rekomendasinya Mengikat "

(sun/aau)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork