Penikaman Lansia di Masjid Bengkayang Diduga Dipicu Rasa Sakit Hati

Kalimantan Barat

Penikaman Lansia di Masjid Bengkayang Diduga Dipicu Rasa Sakit Hati

Suki Nurhalim, Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Selasa, 02 Jun 2026 13:00 WIB
Polisi olah TKP di lokasi pembunuhan lansia di sebuah masjid di Bengkayang.
Foto: Polisi olah TKP di lokasi pembunuhan di masjid Bengkayang (Dok. Polsek Sungai Raya Kepulauan)
Bengkayang -

Rasa sakit hati diduga menjadi pemicu aksi penikaman yang menewaskan seorang lansia bernama Chairul Anwar (65) di Masjid At Taqwa, Dusun Sungai Soga, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Meski demikian, polisi masih mendalami motif pasti pelaku Imam Arif Billah (31). Ia ditangkap tidak lama setelah kejadian pada Selasa (2/6/2026) pagi.

Kapolsek Sungai Raya Kepulauan Ipda Achmad Al Ghazali mengatakan informasi awal yang diperoleh penyidik mengarah pada persoalan sakit hati. Namun, keterangan tersebut masih perlu didalami melalui pemeriksaan saksi dan pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Infonya tersinggung dan sakit hati, namun kami belum dapat menyimpulkan motif pasti kejadian karena proses penyidikan masih berlangsung," kata Ghazali saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2026).

Peristiwa berdarah itu terjadi sesaat setelah salat subuh di Masjid At Taqwa. Korban diduga diserang menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka fatal dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Tak lama setelah menerima laporan warga, personel Polsek Sungai Raya Kepulauan langsung bergerak ke tempat kejadian perkara. Polisi kemudian menangkap terduga pelaku untuk menjalani proses hukum.

Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh latar belakang penyerangan yang menggemparkan warga Dusun Sungai Soga tersebut. Ghazali juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai motif kejadian sebelum hasil penyidikan rampung.

"Saat ini kami fokus pada pengumpulan alat bukti dan pemeriksaan saksi-saksi. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan dan penyidikan berjalan," imbau Ghazali.

Sementara itu, Kepala Dusun Sungai Soga, Haris mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, terduga pelaku tidak memiliki persoalan pribadi dengan korban.

"Sejauh yang kami ketahui tidak ada masalah pribadi," ujarnya.



(sun/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads