Aksi solidaritas untuk Andrie Yunus di depan Kodam XXII/Tambun Bungai, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Kamis (2/4/2026) sempat diwarnai ketegangan. Salah seorang pendemo ditarik orang tak dikenal (OTK).
Aksi tersebut mengatasnamakan Aliansi Reformati (Reformasi Militer Indonesia) yang diikuti puluhan mahasiswa dari BEM dan Organisasi Mahasiswa di Palangka Raya. Berdasarkan pantauan detikKalimantan, massa mendatangi Makodam sekitar pukul 16.00 WIB. Semula, mereka sempat melakukan aksi di depan DPRD Kalteng, namun belum membuahkan hasil.
Aris merupakan pendemo yang sempat mengalami kekerasan oleh OTK. Ia menjelaskan ketika berada di pinggir jalan seberang Kodam, ada orang yang mendekatinya. Ia mengira orang tersebut hendak mengajak berbicara, namun tiba-tiba pinggangnya ditarik oleh orang tersebut. Keduanya sempat bersitegang.
"Ku kira kan mau ngomong, ya ngomong aja. Tiba-tiba pinggangku dipeluk, terus mau ditarik paksa mau dibawa keluar," ujar Aris di hadapan awak media, Kamis (2/4/2026).
Aris mengaku tidak mengetahui identitas orang tersebut. Ia menjelaskan pelaku memakai baju biasa berwarna hitam
"Sampai sekarang kita gak tau dia siapa. Ciri-cirinya pakai baju biasa aja, baju sipil," ungkap Aris.
Sementara itu, Naomi, kordinator aksi mengatakan pembacaan tuntutan belum dapat disampaikan, karena massa belum menemui Pangdam Tambun Bungai. Ia menerangkan aksi akan digelar kembali sekitar minggu depan melalui audiensi antara DPRD Kalteng, Kodam Tambun Bungai, serta Polda Kalteng di gedung DPRD Kalteng.
"Per hari ini kami Aliansi Reformati telah menyusun naskah akademik. Namun tidak sesuai dengan kesepakatan forum, tidak sesuai dengan konsolidasi final. Sehingga akan ada konsolidasi lanjutan dengan pihak DPRD, dan akan dijamin dengan Kodam dan Polda," ungkap Naomi.
Diketahui, salah satu harapan yang ingin disampaikan dalam aksi itu yakni agar tidak ada lagi kekerasan bagi aktivis dan masyarakat sipil, sebagaimana yang dialami aktivis pembela HAM, yakni Andrie Yunus yang mengalami penyiraman air keras.
Simak Video "Video: Demonstran Gabungan dari Trisakti dan Esa Unggul Orasi di Depan DPR"
(sun/bai)