Bandara Internasional Supadio Pontianak menyiapkan tambahan lima penerbangan atau extra flight untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang arus mudik Lebaran 1447 H/2026. Tambahan penerbangan ini diajukan oleh sejumlah maskapai mulai 13 hingga 19 Maret 2026.
Branch Communication and CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Supadio, M Joko Wahyudi, mengatakan extra flight tersebut diajukan oleh maskapai Super Air Jet dan Pelita Air.
"Untuk saat ini jumlah extra flight yang sudah mengajukan itu dari Super Air Jet dan Pelita Air. Ada lima rute yang mengajukan extra flight," kata Joko, Selasa (17/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Joko menyebut, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung tujuh hari setelah Idulfitri atau pada 28 Maret 2026. Pada musim ini, diprediksi akan ada peningkatan jumlah penumpang di Bandara Supadio selama periode angkutan Lebaran tahun ini.
"Jumlah penumpang pada arus mudik diperkirakan mencapai sekitar 11.835 orang atau naik sekitar tiga persen dibandingkan tahun sebelumnya," katanya.
Sedangkan untuk arus balik diperkirakan terjadi pada H+7 dengan jumlah sekitar 10.610 penumpang. Selain itu, pergerakan pesawat di Bandara Supadio juga diperkirakan meningkat sekitar 3,70 persen atau mencapai sekitar 85 pergerakan pesawat pada puncak arus mudik.
Menurut Joko, peningkatan jumlah penumpang tahun ini dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya tingginya penjualan tiket serta momentum libur sekolah yang bertepatan dengan periode Lebaran.
Sejumlah kota tujuan masih menjadi favorit masyarakat yang mudik melalui Bandara Supadio. Jakarta menempati posisi teratas, disusul Surabaya, Ketapang, Yogyakarta, dan Batam.
"Untuk kota tujuan favorit masih Jakarta, kemudian Surabaya, Ketapang, Jogja, dan Batam," ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal. Bandara Supadio berharap perjalanan para penumpang selama musim mudik Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
"Kami terus berkoordinasi dan bersinergi dengan seluruh stakeholder di lingkungan bandara serta otoritas keamanan. Selain itu juga disiapkan posko terpadu di area terminal sebagai pusat koordinasi pelayanan selama periode mudik dan arus balik Lebaran," ujarnya.
(des/des)
