Tata Cara Salat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doanya

Tata Cara Salat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doanya

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Kamis, 12 Mar 2026 12:30 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi salat taubat/Foto: Dok.Detikcom
Balikpapan -

Manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Islam mengajarkan ketika seseorang menyadari kesalahannya, maka ia dianjurkan untuk segera bertaubat kepada Allah SWT.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melaksanakan salat taubat. Salat taubat merupakan salah satu ibadah sunah yang dilakukan sebagai bentuk penyesalan atas dosa yang telah diperbuat serta sebagai permohonan ampun kepada Allah SWT.

Ibadah ini juga menjadi wujud kesungguhan seorang hamba untuk meninggalkan perbuatan maksiat dan kembali kepada jalan yang diridai oleh-Nya. Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW dijelaskan bahwa manusia tidak luput dari kesalahan, tetapi sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah mereka yang bertaubat.

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

Artinya: Setiap anak Adam pasti melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah mereka yang bertaubat. (HR. Ibnu Majah)

Selain itu, Rasulullah SAW juga menjelaskan keutamaan salat taubat bagi seseorang yang ingin memohon ampun kepada Allah SWT.

مَا مِنْ رَجُلٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا ثُمَّ يَقُومُ فَيَتَطَهَّرُ، ثُمَّ يُصَلِّي ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ إِلَّا غَفَرَ لَهُ

Artinya: Tidaklah seseorang melakukan suatu dosa kemudian ia bangkit, lalu bersuci, kemudian melaksanakan salat dan memohon ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuninya. (HR. Tirmidzi)

Dari penjelasan itu, salat taubat merupakan salat sunah yang dikerjakan sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa yang telah dilakukan. Melalui salat ini, seseorang diharapkan dapat memperkuat kesadaran diri, menyesali kesalahan, serta memperbaiki perilaku di masa depan.

Salat taubat umumnya dikerjakan dua rakaat, tetapi sebagian ulama juga membolehkan hingga empat atau enam rakaat dengan salam setiap dua rakaat.

Bacaan Niat Salat Taubat

Sebelum memulai salat taubat, dianjurkan untuk menghadirkan niat dalam hati. Niat salat taubat dilafalkan sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallī sunnatat taubati rak'ataini lillāhi ta'ālā.

Artinya: Aku niat salat sunah taubat dua rakaat karena Allah Ta'ala.

Tata Cara Salat Taubat

Pada dasarnya, tata cara salat taubat tidak berbeda jauh dengan pelaksanaan salat sunah lainnya. Berikut langkah-langkah pelaksanaannya, seperti yang dijelaskan oleh NU Online.

1. Berwudu dengan sempurna

Sebelum melaksanakan salat taubat, seseorang dianjurkan berwudu terlebih dahulu sesuai dengan tuntunan yang diajarkan Rasulullah SAW.

2. Membaca niat salat taubat

Setelah berdiri menghadap kiblat, niatkan dalam hati untuk melaksanakan salat taubat karena Allah SWT.

3. Takbiratul ihram

Mengangkat kedua tangan sambil membaca:

اللّٰهُ أَكْبَرُ

Allāhu akbar

Artinya: Allah Maha Besar.

4. Membaca Al-Fatihah dan surah Al-Qur'an

Setelah takbiratul ihram, membaca doa iftitah, kemudian membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan membaca salah satu surah dari Al-Qur'an.

Sebagian ulama menganjurkan membaca Surah Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Surah Al-Ikhlas pada rakaat kedua.

5. Rukuk

Melakukan rukuk dengan tuma'ninah sambil membaca bacaan rukuk.

6. I'tidal

Bangkit dari rukuk dan membaca doa i'tidal.

7. Sujud pertama

8. Duduk di antara dua sujud

Duduk di antara dua sujud sambil membaca doa duduk di antara dua sujud.

9. Sujud kedua

10. Rakaat kedua

Bangkit untuk melaksanakan rakaat kedua dengan membaca Surah Al-Fatihah dan surah lainnya, kemudian melakukan rukuk, i'tidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud seperti rakaat pertama.

11. Tahiyat akhir

Setelah sujud kedua pada rakaat terakhir, duduk untuk membaca tahiyat akhir.

12. Salam

Salat ditutup dengan mengucapkan salam.

Doa Setelah Salat Taubat

Setelah menyelesaikan salat taubat, dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT. Salah satu bacaan istighfar yang dapat dibaca adalah sebagai berikut:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لَا يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُورًا

Astaghfirullāhal 'azhīmalladzī lā ilāha illā huwal ḥayyul qayyūmu wa atūbu ilaihi taubata 'abdin ẓālimin lā yamliku linafsihi ḍarran wa lā naf'an wa lā mautan wa lā ḥayātan wa lā nusyūrā.

Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Nya sebagai taubat seorang hamba yang zalim, yang tidak memiliki kuasa atas dirinya sendiri baik untuk memberi mudarat maupun manfaat, tidak pula untuk hidup, mati, dan kebangkitan."

Setelah itu dapat dilanjutkan dengan membaca Sayyidul Istighfar berikut:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Allāhumma anta rabbī lā ilāha illā anta, khalaqtanī wa anā 'abduka wa anā 'alā 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'ūdzu bika min syarri mā ṣana'tu, abū'u laka bini'matika 'alayya wa abū'u bidzanbī faghfir lī fa innahu lā yaghfirudz dzunūba illā anta.

Artinya: Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha menepati janji kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah kulakukan. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.

Waktu Terbaik Melaksanakan Salat Taubat

Salat taubat pada dasarnya dapat dilakukan kapan saja, selama tidak pada waktu yang dilarang untuk salat, seperti:

  • Saat matahari terbit
  • Setelah salat subuh hingga matahari terbit sempurna
  • Saat matahari tepat berada di tengah langit
  • Setelah salat asar hingga matahari terbenam
  • Saat matahari mulai terbenam

Waktu yang paling dianjurkan untuk melaksanakan salat taubat adalah sepertiga malam terakhir, karena pada waktu tersebut suasana lebih tenang dan doa lebih mudah dikabulkan.

Demikianlah tata cara salat taubat mulai dari niat hingga doa yang dibaca setelah salat. Semoga bisa diamalkan dan bermanfaat bagi detikers yang melakukannya.

Halaman 2 dari 4


Simak Video "Video Gubernur Kaltim Didemo, Golkar Ingatkan Kadernya Peka"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads