Dugaan keracunan massal terjadi di sebuah hajatan di Desa Baruh Tabing, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Sebanyak 153 orang dilarikan ke puskesmas terdekat, termasuk anak-anak.
Kapolsek Banjang AKP Robby membenarkan adanya dugaan keracunan tersebut. Ia mengatakan dari 153 orang yang dilarikan ke puskesmas, 145 sudah diperbolehkan pulang.
"Sisanya ada delapan yang masih menjalani perawatan intensif," ujar Robby, Minggu (1/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Delapan orang yang masih dirawat, terdiri dari empat orang dewasa dan empat anak-anak. Gejala yang dirasakan yakni lidah terasa pahit, kepala pusing hingga berasa berputar, dan mual.
Robby menyebut dugaan keracunan itu terjadi setelah mereka meminum es yang terdiri dari buah pepaya, labu putih, nanas, selasih, dan sirup leci.
"Untuk sampel sudah diamankan dan akan diperiksa," katanya.
Delapan korban yang memerlukan perawatan intensif dilarikan ke RS Pembalah Batung Amuntai. Robby terus mengimbau agar warga yang menggelar hajatan bisa berhati-hati dalam menyajikan menu untuk tamu.
"Sebab ini bukanlah kejadian pertama, sudah ada dua kali kejadian keracunan menu hajatan di HSU," pungkasnya.
(sun/bai)
