Kabut Asap Selimuti Pontianak, PAUD-TK Libur dan SD-SMP Masuk 08.00 WIB

Kabut Asap Selimuti Pontianak, PAUD-TK Libur dan SD-SMP Masuk 08.00 WIB

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Minggu, 01 Feb 2026 19:00 WIB
Kabut Asap Selimuti Pontianak
Kabut asap menyelimuti Pontianak/Foto: Ocsya Ade CP/detikKalimantan
Pontianak -

Kegiatan belajar mengajar pada jenjang PAUD/TK di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) diliburkan. Sementara itu, untuk jenjang SD dan SMP, kegiatan pembelajaran dimulai pada pukul 08.00 WIB.

Kebijakan itu dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak menyusul kualitas udara yang kurang sehat akibat kabut asap.

"Beberapa hari terakhir kualitas udara di Pontianak berada pada kondisi kurang sehat akibat kabut asap. Karena itu, kami mengeluarkan imbauan agar satuan pendidikan menyesuaikan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar demi menjaga kesehatan anak-anak," kata Kepala Disdikbud Kota Pontianak, Sri Sujiarti, Minggu (1/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui surat pemberitahuan dan imbauan, seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP negeri maupun swasta diminta untuk patuh melaksanakan kebijakan ini dengan penuh tanggung jawab demi keselamatan dan kesehatan bersama.

Dalam surat bernomor B/400.7.15.5/63/DISDIKBUD/2026 tertanggal 1 Februari 2026, Disdikbud Kota Pontianak menginstruksikan agar kegiatan belajar mengajar pada jenjang PAUD/TK diliburkan.

"Untuk jenjang SD dan SMP, kegiatan pembelajaran dimulai pada pukul 08.00 WIB. Imbauan ini berlaku hingga kondisi kualitas udara di Kota Pontianak kembali membaik," katanya.

Selain itu, sekolah diminta untuk tidak melaksanakan kegiatan pembelajaran di luar ruangan. Kegiatan olahraga maupun ekstrakurikuler diharapkan dapat dialihkan ke dalam ruangan guna mengurangi risiko paparan udara tidak sehat.

"Kami juga mengingatkan agar seluruh siswa, guru, kepala sekolah, dan warga sekolah lainnya menggunakan masker selama beraktivitas di lingkungan sekolah," ujarnya.

Lebih lanjut, Sri menekankan pentingnya peran orang tua atau wali siswa dalam menjaga kesehatan anak selama kondisi udara belum membaik.

"Kami mengimbau orang tua untuk membatasi aktivitas anak di luar ruangan, memperbanyak minum air putih, serta memastikan anak mengonsumsi makanan bergizi agar daya tahan tubuh tetap terjaga," tuturnya.




(sun/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads