Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) menunjukkan sebanyak 25,47 persen penduduk Indonesia bekerja lebih dari 49 jam per minggu atau tergolong overwork. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengingatkan risiko penyakit jantung yang menghantui.
Dilansir detikHealth, Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan risiko penyakit jantung ini mengintai para pekerja yang punya jam kerja lebih panjang dan lalai dalam menerapkan pola hidup sehat.
"Yang pasti kan tubuh kita butuh mekanisme untuk menjaga metabolisme, jadi kalau misalnya asupan gizi kita baik, sebenarnya work-life balance, olahraganya tetap ada, itu aman," jelasnya, dikutip pada Jumat (30/1/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nadia membeberkan sederet masalah kesehatan yang mungkin muncul jika jam kerja berlebih tidak disertai pola hidup seimbang. Mulai dari gula darah naik hingga risiko strok.
"Kalau overtime sudah berlebihan pasti misalnya tensi bisa naik gula darah bisa naik karena metabolisme kita terganggu, otomatis kalau tensi naik gula darah naik sering pusing itu lama-lama bisa berpotensi gula naik tensi naik, dan nanti menjadi penyakit jantung strok, karena semua berawal dari terlalu capek," paparnya.
Sementara itu, spesialis jantung dan pembuluh darah dr Dian Larasati, SpJP(K), FIHA, FSCAI dari BraveHeart RS Brawijaya Saharjo menjelaskan hubungan antara kerja berlebih dengan risiko penyakit jantung.
"Hubungan secara langsung overwork dengan menjadi serangan jantung sebenarnya nggak secara langsung seperti itu. Cuman memang kondisi overwork di mana orangnya mungkin nggak punya waktu untuk istirahat, pola hidup sehat seperti olahraga, makan sehat, nah itu memang memicu," kata dr Atie, sapaan akrabnya, Kamis (29/1/2026).
Namun, dr Atie menambahkan bahwa banyak orang sulit lepas dari overwork karena memang tuntutan pekerjaan. Sehingga yang perlu diperhatikan adalah kedisiplinan dalam menjaga pola hidup sehat, terutama mengatur makanan dan minuman yang dikonsumsi dan waktu istirahat.
"Pada prinsipnya pola hidup sehat ya. Tidur cukup 7 jam sehari, makan sehat, pilih yang tidak terlampau manis atau asin. Olahraga kalau bisa 150 menit seminggu, plus 2 hari seminggu latihan beban," lanjutnya.
Pekerja overwork juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan jantung untuk mendeteksi risiko penyakit itu sejak dini. Hal ini penting dilakukan khususnya oleh mereka yang sudah mengalami tanda-tanda masalah kardiovaskular.
"Mulai mawas diri mengecek laboratorium EKG, yang paling sederhana adalah treadmill test. Kalau mau tahu lebih detail CT Scan akan melihat secara keseluruhan kondisi jantung kita sehat atau nggak," jelasnya.
Baca selengkapnya di sini.
(des/des)
