Kapan Isra Mi'raj 2026? Catat Tanggalnya

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Senin, 05 Jan 2026 09:58 WIB
Ilustrasi. Foto: Getty Images/wing-wing
Samarinda -

Bagi umat Islam, Isra Mi'raj adalah salah satu peristiwa penting yang diperingati setiap tahun, yakni pada malam 27 Rajab. Malam Isra Mi'raj adalah malam di mana Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan luar biasa dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, kemudian naik ke Sidratul Muntaha di langit tertinggi.

Perjalanan ini menjadi istimewa dan salah satu perjalanan spiritual penting bagi umat Islam. Pada awal tahun 2026 ini, umat Islam kembali menantikan peringatan ini. Lantas, kapan tepatnya Isra Mi'raj 2026 dalam kalender Masehi?

Kapan Isra Mi'raj 2026 Diperingati?

Isra Mi'raj diperingati pada 27 Rajab 1447 H, dan menurut konversi kalender Hijriah ke Masehi akan jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026. Ini berarti peringatan malam Isra Mi'raj dimulai setelah matahari terbenam pada Kamis, 15 Januari 2026 dan berlangsung sampai malam harinya.

Penetapan tanggal ini mengikuti pedoman dari Kementerian Keagamaan di Indonesia yang menetapkan kalender Hijriah, serta SKB tiga menteri yang mengatur hari libur nasional termasuk Isra Mi'raj tahun 2026.

Ada sedikit perbedaan penetapan tanggal di antara organisasi keagamaan, tetapi pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama menetapkan 16 Januari 2026 sebagai Isra Mi'raj dan menjadi hari libur nasional.

Peristiwa di Malam 27 Rajab

Isra Mi'raj merujuk pada peristiwa penting dalam sejarah Islam di mana Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam yang luar biasa.

Pertama, dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem yang dikenal sebagai Isra, kemudian dilanjutkan dengan Mi'raj yaitu perjalanan naik ke langit sampai Sidratul Muntaha. Peristiwa ini diperingati pada malam 27 Rajab, hari ke-27 bulan Rajab dalam kalender Hijriah.

Rajab sendiri adalah bulan ketujuh dalam kalender Islam dan termasuk salah satu bulan yang dipandang istimewa. Dalam sejarah keislaman, malam 27 Rajab dianggap sebagai malam yang penuh makna karena di sinilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat lima waktu yang kemudian menjadi salah satu rukun Islam.




(bai/bai)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork