3 Bersaudara Tewas dalam Kebakaran di Kukar, Api Berasal dari Rumah Korban

3 Bersaudara Tewas dalam Kebakaran di Kukar, Api Berasal dari Rumah Korban

Muhammad Budi Kurniawan - detikKalimantan
Kamis, 11 Des 2025 17:50 WIB
Kebakaran di Kutai Kartanegara tewaskan 3 anak bersaudara.
Kebakaran di Kutai Kartanegara tewaskan 3 anak bersaudara. Foto: Dok. Istimewa
Kutai Kartanegara -

Kebakaran melanda kawasan permukiman di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim). Tiga anak dari satu keluarga tewas setelah terjebak di dalam rumah yang terbakar. Sejumlah saksi mata menyebut api pertama kali muncul dari rumah korban.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutai Kartanegara Fida Hurasani mengatakan api diduga berasal dari rumah milik Anto, ayah para korban. Saat api membesar, ketiga anak itu diduga tidak sempat keluar dari bangunan.

"Hampir semua saksi mengatakan api awalnya dari rumah korban. Tapi saat ingin ditolong, api sudah besar sehingga para korban terperangkap," ujar Fida kepada detikcom, Kamis (11/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat proses evakuasi, petugas menemukan tiga anak tersebut dalam posisi berdempetan di dalam satu ruangan. Para korban yakni Abdul Afif Alfarezi (6), Abizar Ramadan (4), dan, Ninda Cahya Putri (1).

"Korban ditemukan di satu lokasi, satu bangunan. Dipastikan tiga bersaudara, sesuai laporan kecamatan dan anggota di lapangan," kata Fida.

Meski titik api berasal dari rumah korban, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Fida mengatakan belum ada saksi yang berani menyebut sumber pasti apakah dari kompor, arus listrik, atau faktor lain.

"Belum ada yang memastikan apakah dari kompor atau korsleting listrik. Semua saksi hanya melihat api dari rumah korban," jelasnya.

Ketiga anak tersebut mengalami luka bakar sangat berat. Mereka langsung dievakuasi ke Puskesmas Anggana setelah berhasil dikeluarkan dari puing bangunan.

"Hampir bisa dikatakan luka bakarnya 100 persen. Karena itu saya mengimbau orang tua agar lebih berhati-hati dan tidak meninggalkan anak tanpa pengawasan," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di Jalan Poros Samarinda-Anggana, Gang H Yakub, Desa Sungai Mariam, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, Kamis (11/12) pukul 13.10 Wita. Tiga korban meninggal dunia diduga terjebak saat kebakaran terjadi.

"Korban ditemukan berdempetan diduga karena terkurung api saat musibah itu terjadi," jelasnya.

Fida menjelaskan api baru dapat di padamkan 1 jam lebih dengan bantuan warga. Sebanyak 9 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan.

"Total bangunan yang terbakar itu ada 2 rumah pribadi, dan 13 pintu bangsalan," terangnya.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads