PSS Sleman masih memantau perkembangan Frédéric Injaï meski sudah bermain di paruh kedua saat menjamu Borneo FC, sebelum memastikan dia tampil dalam laga kontra Garudayaksa FC. Sementara Moussa Bagayoko masih harus menepi.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, mengatakan Injai sebenarnya belum siap tampil saat melawan Borneo FC. Rencananya, Injai hanya akan main 10 menit dalam laga itu untuk membuatnya merasakan atmosfer pertandingan.
Namun, saat itu Injai justru bermain sejak awal babak kedua. Hal itu diputuskan Huistra mengingat dinamika pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada pertandingan sebelumnya, kami mengambil sedikit risiko dengan memainkannya. Dia belum 100 persen siap. Rencananya, dia hanya akan bermain sekitar 10 menit untuk memberinya kesempatan merasakan pertandingan," ujarnya dikutip dari situs resmi klub, Jumat (30/10/2026).
Sementara Bagayoko dipastikan akan tetap menepi untuk pemulihan. Huistra memperkirakan Bagayoko masih harus absen selama dua hingga tiga pekan ke depan.
"Bagayoko masih membutuhkan waktu dua hingga tiga pekan. Dia mengalami cedera lutut dan sedang menjalani proses pemulihan. Saya berharap dia bisa kembali bermain setelah itu," katanya.
Huistra sebenarnya menantikan kontribusi keduanya di lini tengah Super Elang Jawa. Menurutnya, karakter permainan di kompetisi Super League menuntut pemain yang memiliki kekuatan fisik dan kemampuan bersaing dalam perebutan bola.
"Keduanya merupakan pemain penting bagi kami di lini tengah. Di Super League, ada banyak pertarungan di area tersebut. Kami membutuhkan pemain-pemain yang kuat," ujarnya.
"Kehadiran mereka akan sangat membantu. Namun, ketika mereka tidak bisa bermain, pemain lain harus mengambil alih dan melakukan hal yang sama," tutur Pieter.
Injai pun mengaku antusias dapat kembali merumput. Ia yakin kondisi fisiknya terus meningkat seiring bertambahnya menit bermain.
"Saya merasakan hal-hal yang sangat positif dan sangat senang bisa kembali bermain bersama tim. Sudah lebih dari enam bulan saya tidak bermain, termasuk karena adanya masa libur," tuturnya.
"Situasi ini cukup sulit bagi saya karena setelah lebih dari enam bulan tidak bermain, saya harus langsung tampil selama 45 menit. Itu terasa berat, terutama ketika kami harus bermain dengan 10 pemain melawan 11 pemain. Namun, saya berharap kondisi dan penampilan saya akan semakin baik ke depannya," ujar dia.
