Van Gastel Senang PSIM Akhirnya Menang, tapi...

Van Gastel Senang PSIM Akhirnya Menang, tapi...

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Minggu, 10 Mei 2026 22:07 WIB
Van Gastel Senang PSIM Akhirnya Menang, tapi...
Jumpa pers PSIM Jogja di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5/2026). (Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja)
Bantul -

PSIM Jogja memetik kemenangan atas Malut United dengan skor 2-0 pada laga lanjutan Super League 2025/2026. Ini merupakan kemenangan pertama PSIM setelah menelan 8 laga tanpa kemenangan.

Laga antara PSIM vs Malut United digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5/2026). Gol tuan rumah dicetak lewat penalti Ze Valente (45+12') dan Andy Irfan (90+5').

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel menyebut kemenangan tersebut layak didapatkan karena kerja keras para pemain sepanjang musim. Menurutnya, secara permainan PSIM tampil cukup baik dan mampu mengontrol jalannya laga. Namun, ia mengakui timnya masih memiliki masalah dalam penyelesaian akhir, khususnya saat memasuki sepertiga akhir lapangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami bermain cukup bagus, tetapi kemudian kami selalu kesulitan di final third, terutama dari sisi kiri. Kami membuat banyak keputusan yang salah, tetapi saya pikir kami pantas mendapatkan kemenangan ini," kata Van Gastel saat jumpa pers usai laga.

ADVERTISEMENT

Pelatih asal Belanda itu menilai pertandingan menjadi lebih mudah setelah lawan bermain dengan 10 orang Malut United. Meski begitu, PSIM tetap belum mampu menciptakan banyak peluang bersih.

"Kami tidak menghadapi banyak masalah, terutama saat lawan bermain dengan 10 orang, permainan menjadi lebih mudah, meskipun kami tidak menciptakan banyak peluang," sebutnya.

Van Gastel mengungkapkan kemenangan tersebut terasa spesial karena sudah lama dinantikan oleh Laskar Mataram. Ia menilai para pemain sebenarnya layak meraih kemenangan sejak beberapa pertandingan sebelumnya.

"Saya senang untuk tim saya karena mereka menang lagi. Saya pikir mereka sudah pantas mendapatkan kemenangan ini sejak beberapa pertandingan yang lalu," ujarnya.

Dalam evaluasinya, Van Gastel kembali menyoroti masalah penyelesaian akhir yang terus menjadi kendala PSIM sepanjang musim. Ia mengaku terus melatih situasi di area final third agar para pemain memahami solusi saat menyerang.

"Saya terus melatih bagian final third itu setiap waktu. Saya berharap pada suatu saat mereka menyadari apa solusinya dan bagaimana cara melakukannya," ucapnya.

Meski demikian, Van Gastel menegaskan target utama PSIM untuk bertahan di kompetisi sudah tercapai. Ia juga mengakui rentetan hasil buruk di paruh kedua musim sempat memunculkan atmosfer negatif di sekitar tim.

"Untuk saat ini targetnya adalah tidak terdegradasi, jadi kami sudah mencapai target itu. Tetapi saya selalu lapar untuk lebih dan berharap bisa membawa mentalitas itu kepada pemain saya," katanya.

Pemain PSIM, Andy Irfan, juga mengaku bersyukur timnya akhirnya kembali meraih tiga poin setelah penantian panjang.

"Alhamdulillah pertandingan ini kita diberi tiga poin. Pertandingan yang ditunggu-tunggu, akhirnya bisa menang juga. Semoga ke depannya kita lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya," kata Andy.




(aku/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads