BCS Siapkan Aksi Spesial di Final Championship PSS Vs Garudayaksa

BCS Siapkan Aksi Spesial di Final Championship PSS Vs Garudayaksa

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Jumat, 08 Mei 2026 10:04 WIB
Aksi koreografi BCS di laga PSS Sleman vs PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/5).
Aksi koreografi BCS di laga PSS Sleman vs PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/5). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Sleman -

Partai puncak Championship 2025/2026 antara PSS Sleman vs Garudayaksa FC akan digelar besok. Suporter PSS, Brigata Curva Sud (BCS), bakal menampilkan aksi koreografi spesial pada laga final tersebut.

Laga final PSS Sleman vs Garudayaksa FC akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5) malam. Tak hanya pertandingan yang menarik disaksikan, aksi koreografi suporter PSS juga kerap mencuri perhatian.

BCS yang dikenal rutin menampilkan koreografi istimewa di setiap laga PSS kembali menyiapkan aksi spesial pada partai final kali ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, besok kita ada kejutan koreo. Sudah disiapkan bersama teman-teman," ujar salah satu perwakilan BCS, Dita, saat dihubungi detikJogja, Jumat (8/5/2026).

Dita menyebut koreografi yang disiapkan BCS akan berbeda dari sebelumnya. Sebab, laga besok merupakan partai final sekaligus momen perayaan promosi PSS, dengan harapan Super Elja mampu mengangkat trofi juara.

ADVERTISEMENT

"Bakal beda, nanti bisa dilihat sendiri karena besok juga final. Ini jadi perayaan buat kita, semoga besok PSS bisa juara," pungkasnya.

16 Ribu Tiket Ludes dalam 30 Menit

Antusias penggemar untuk menyaksikan partai final PSS vs Garudayaksa terlihat jelas lantaran 16.000 tiket yang disediakan sudah terjual habis hanya dalam 30 menit. Tingginya antusiasme suporter membuat antrean pembelian tiket membludak sejak penjualan dibuka. Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, menyampaikan permohonan maaf kepada suporter yang belum berhasil mendapatkan tiket laga final tersebut.

"Terkait penjualan tiket laga final PSS Sleman yang dinyatakan sold out dalam kurang lebih 30 menit, kami memahami tingginya antusiasme dan kekecewaan sebagian suporter yang belum berhasil mendapatkan tiket. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pembelian tiket berlangsung," kata Vita kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).

Vita menjelaskan, berdasarkan data sistem, antrean pembelian tiket sempat mencapai lebih dari 200 ribu TPM atau sekitar 64 ribu pengguna. Bahkan, ada sekitar 9 ribu pengguna aktif secara bersamaan di website dengan pertambahan trafik mencapai kurang lebih 2.500 user per menit.

"Tingginya lonjakan akses ini menyebabkan sistem antrean Cloudflare terus melakukan penyesuaian estimasi waktu tunggu secara otomatis," ujarnya.

Dia menegaskan perubahan estimasi waktu tunggu bukan berarti posisi antrean pengguna mundur atau disalip pengguna lain. Menurutnya, sistem hanya menghitung ulang kecepatan antrean berdasarkan pergerakan transaksi di depan antrean.

"Analogi sederhananya seperti antrean di kasir minimarket, ketika proses pembayaran di depan membutuhkan waktu lebih lama, maka seluruh antrean ikut menunggu lebih lama, namun posisi antrean tetap aman dan tidak berubah," jelasnya.

"Besarnya antusiasme ini menjadi bukti luar biasa dukungan dan kecintaan suporter kepada PSS Sleman. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, kesabaran, dan dukungan yang diberikan kepada tim hingga saat ini," ucap Vita.

Bagi suporter yang belum mendapatkan tiket, Vita berharap dukungan tetap diberikan kepada tim melalui berbagai titik nonton bareng yang akan disiapkan Pemerintah Kabupaten Sleman.

"Pemda Kabupaten Sleman tadi siang juga telah menyampaikan dalam rakor persiapan pertandingan terkait pembuatan titik nobar di lapangan pemda. Selain itu juga ada imbauan agar tiap kepanewon menyiapkan nobar bagi masyarakat maupun dari rumah demi menjaga kondusivitas bersama," pungkasnya.




(afn/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads