PSIM Kena Comeback PSM 1-2, Van Gastel Sebut Tak Adil

PSIM Kena Comeback PSM 1-2, Van Gastel Sebut Tak Adil

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Jumat, 10 Apr 2026 19:12 WIB
Jumpa pers PSIM Jogja di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4/2026).
Jumpa pers PSIM Jogja di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Bantul -

PSIM Jogja harus mengakui keunggulan PSM Makassar dengan skor tipis 1-2. Sempat unggul di menit-menit awal babak kedua, Laskar Mataram kena comeback PSM yang berbalik unggul.

Laga antara PSIM vs PSM digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4) sore. Gol PSIM dicetak Deri Corfe (54'), setelahnya PSM membalikkan keadaan lewat gol Luka Cumic (79') dan Dusan Lagator (90+9').

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, mengatakan timnya harusnya bisa menang. Ia juga mengungkapkan penyebab timnya gagal mempertahankan kemenangan. Ia menyebut, PSIM sering kebobolan, terutama lewat situasi bola mati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pikir ini seperti keajaiban kami bisa kalah di pertandingan ini. Saya pikir secara keseluruhan kami adalah tim yang lebih baik, tapi sepakbola terkadang tidak adil," kata Van Gastel saat jumpa pers usai laga, Jumat (10/4/2026).

ADVERTISEMENT

"Kami terus membuat kesalahan yang sama. Jadi dua gol yang kami kebobolan itu lagi-lagi pengulangan dari sepanjang musim, dan sepertinya tidak ada perkembangan dalam masalah tersebut. Jadi, kami harus terus melangkah, tapi sesuatu harus berubah," ujarnya.

Van Gastel menyebut, hal ini menjadi catatan bagi timnya. Apalagi, PSIM sebetulnya punya peluang untuk menang pada laga tadi.

"Kami sudah dua kali kalah berturut-turut karena situasi bola mati. Dan saya pikir lebih dari 50 persen gol yang kami kebobolan berasal dari bola mati, dan tidak ada perkembangan sama sekali dalam masalah ini," jelasnya.

Sementara itu, penyerang PSIM, Deri Corfe juga mengungkapkan hal senada. Menurutnya, PSIM harusnya bisa menang, namun harus kebobolan di babak kedua.

"Persis seperti yang pelatih katakan. Jujur saja, ini seperti keajaiban kami tidak memenangkan pertandingan itu. Saya pikir kami tim yang lebih baik, tapi hal seperti ini memang terjadi dalam sepakbola dan kami harus bangkit lagi minggu depan," pungkasnya.




(alg/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads