PSS Sleman menyisakan empat laga krusial di penghujung Championship 2025/2026. Peluang Super Elja naik kasta tertinggi Super League terbuka lebar. Begini skenario PSS promosi.
PSS Sleman punya kans terbesar untuk finis sebagai juara Grup Timur Championship 2025/2026. Saat ini mereka kokoh di puncak klasemen dengan raupan 49 poin.
Torehan ini menjadi yang tertinggi dari tim manapun di Grup Timur maupun Barat. Di Grup Barat, posisi teratas dipimpin Adhyaksa FC dengan 44 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PSS punya catatan impresif dengan memetik 4 kemenangan dan 1 imbang di putaran ketiga. Terbaru, mereka menang telak atas Persipal Palu dengan skor 7-0. Striker Gustavo Tocantins menjadi bintang usai mencatatkan quattrick atau mencetak 4 gol dalam laga tersebut.
Hal tersebut makin mempermulus jalan PSS menuju tiket promosi ke kasta tertinggi. PSS tinggal menyisakan 4 laga sisa yakni melawan Barito Putera (away), Persiku Kudus (home), Persiba Balikpapan (away), dan PSIS Semarang (home).
Namun, pertarungan merebut tiket Super League masih panas. Tim-tim papan atas Grup Timur masih sama-sama berpeluang tembus ajang yang sebelumnya disebut Liga 1 itu.
Tercatat PSS dibuntuti oleh Persipura dengan 46 poin (selisih 3 poin), Barito Putera 45 poin, dan Kendal Tornado 41 poin.
Setidaknya, PSS wajib menang di 3 dari 4 laga sisa untuk memastikan posisi juara grup dan dipastikan naik kasta. Jika menang di 3 laga, Kim Kurniawan cs akan mengoleksi 9 poin tambahan dengan total 58 poin.
Perolehan poin ini tak bisa dikejar oleh 2 pesaing terdekat mereka Persipura Jayapura maupun Barito Putera. Sebab, jika Persipura berhasil sapu bersih mereka akan mengoleksi total 58 poin. Meski dari skenario tersebut poin kedua tim sama, PSS masih secara unggul head to head atas Persipura.
Adapun jika Barito Putera sapu bersih kemenangan, mereka akan mengoleksi 57 poin. PSS akan menghadapi Barito Putera pekan ini.
Pelatih PSS, Ansyari Lubis, mengingatkan pemain harus mampu menjaga konsentrasi di setiap laga, terlebih lawan yang akan dihadapi bukan tim mudah.
"Iya, artinya kita tetap selalu fokus ya, konsentrasi, dan yang paling penting konsisten. Karena di empat match ini kita tahu di situ ada Barito, ada Kudus ya, dan juga ada Semarang dan ada Balikpapan," ujar Ansyari, Selasa (7/4/2026).
Ia menegaskan, menjaga asa tim bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, melainkan harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh pemain.
"Jadi yang kita harapkan dari pemain itu konsisten. Jadi menjaga asa ini harus sama-sama, harus punya rasa tanggung jawab bersama, dan yang paling penting adalah kerja keras dan fokus," tegasnya.

Komentar Terbanyak
Saran Pakar UGM soal Polemik Jogja Last Friday Ride
Daftar Negara Lolos Semi Final Piala Dunia 2026: Isinya Rank 1-4 FIFA!
Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol ke Final Usai Sikat Prancis 2-0