Polres Bantul menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) bersifat situasional saat Derby Mataram, PSIM Jogja melawan Persis Solo, yang digelar di Stadion Sultan Agung (SSA) besok sore. Selain itu, masyarakat diminta menghindari jalur sekitar SSA guna menghindari penumpukan kendaraan bermotor.
"Polres Bantul akan memberlakukan rekayasa lalin secara situasional di sekitar SSA," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto kepada wartawan di Bantul, Kamis (5/2/2026).
Bukan tanpa alasan, semua itu untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Apalagi jalan di sekitar SSA terbilang tidak begitu lebar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat umum juga diimbau untuk mencari jalur alternatif pada Jumat sore agar tidak terjebak kepadatan kendaraan bermotor," ujarnya.
Terkait pengamanan, Rita menyebut jika Polres Bantul menyiapkan skema pengamanan ketat dengan pendekatan yang humanis namun tetap tegas. Di mana Polres Bantul menerjunkan 341 personel gabungan.
"Kami tetap mengedepankan sisi humanis dalam pengamanan nanti. Tapi, kami akan bertindak tegas terhadap siapa saja yang bertindak rusuh dan mengancam jalannya pertandingan," ucapnya.
Salah satunya, Polres Bantul telah menginstruksikan petugas di lapangan untuk memantau ketat pergerakan suporter sejak di pintu masuk. Sebab, Polres Bantul melarang keras suporter membawa barang-barang berbahaya yang dapat mengganggu jalannya laga.
"Beberapa poin larangan tersebut meliputi flare, petasan, kembang api, minuman beralkohol, senjata tajam (sajam) serta penggunaan knalpot brong pada kendaraan bermotor," katanya.
Selain itu, kepolisian mengeluarkan imbauan keras agar para pendukung tidak melakukan konvoi setelah pertandingan berakhir.
"Kami juga meminta para pendukung untuk langsung pulang dengan tertib dan tidak melakukan konvoi di jalan raya demi kelancaran arus lalu lintas," ucapnya.
Untuk diketahui, laga antara PSIM Jogja vs Persis Solo bakal dihelat di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/2). Kick off pukul 15.30 WIB.
(alg/ams)

Komentar Terbanyak
Awal Mula Ide Mbah Suhan Bikin 'Sawah Rongsok' di Gunungkidul
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja
MBG Libur, Harga Ayam Hidup di Gunungkidul Anjlok Jadi Rp 17 Ribu/Kg