- 6 Cara Menyimpan Kurma agar Awet dan Tidak Berjamur 1. Kenali Kondisi Kurma 2. Simpan di Tempat yang Baik 3. Tempatkan di Wadah Kedap Udara 4. Simpan di Freezer 5. Biarkan Wadahnya Tetap Sama 6. Cara Melembutkannya
- Bagaimana Tips Memilih Kurma Berkualitas?
- FAQ Apakah kurma yang sudah mengeras masih aman dikonsumsi? Bagaimana cara mengetahui kurma berkualitas sebelum disimpan? Apakah semua jenis kurma harus disimpan di kulkas?
Sebagai camilan yang kerap dijumpai selama Ramadan, kurma perlu disimpan dengan cara yang benar agar tetap awet dalam jangka waktu cukup lama. Lantas, bagaimana ya cara menyimpan kurma agar awet dan tidak berjamur?
Kurma dikenal punya cita rasa yang manis alami, teksturnya lembut, dan kaya akan manfaat. Beberapa jenis kurma yang rendah kalori hingga punya kandungan gula alami, menjadi salah satu pilihan andalan menu berbuka yang dirasa cukup aman untuk dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Sayangnya, beberapa orang mungkin saja menjumpai kurma yang disimpan sebagai stok justru jadi berjamur atau malah berubah teksturnya. Padahal, dengan teknik yang benar, kurma bisa bertahan lebih lama tanpa kehilangan kualitasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, buat kamu yang penasaran ingin mengetahui cara menyimpan kurma yang benar agar tetap terjaga kualitasnya, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan. Simak tips menyimpan kurma agar awet dan tidak berjamur berikut ini.
Poin Utamanya:
- Pastikan kurma dalam kondisi baik dan tidak berjamur sebelum disimpan. Buang segera kurma yang memiliki bercak cokelat agar tidak menyebar ke yang lain.
- Kurma sebaiknya disimpan di tempat yang kering, tidak lembap, dan jauh dari sinar matahari langsung. Gunakan wadah kedap udara yang bersih dan benar-benar kering untuk mencegah kelembapan dan serangga.
- Untuk penyimpanan lebih lama, bisa diletakkan di kulkas atau freezer. Jika teksturnya padat atau keras, kurma bisa dilembutkan dengan kain lembap atau dipanaskan sebentar di microwave sekitar 5 detik.
6 Cara Menyimpan Kurma agar Awet dan Tidak Berjamur
Untuk menyimpan kurma dengan cara yang tepat, pastikan terlebih dahulu kurma yang kamu beli dalam kondisi yang berkualitas dan layak untuk dikonsumsi. Beberapa kurma mungkin saja memiliki daya simpan yang jauh lebih lama dibandingkan jenis lainnya. Oleh karena itu, mengenali terlebih dahulu jenis kurma menjadi langkah awal yang bisa membantu kamu dalam proses menyimpan nantinya.
Kemudian, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menyimpan kurma agar tahan lama. Dirangkum dari buku 'Mengenal Kurma: Khasiat dan Penggunaan untuk Kesehatan dan Kecantikan' karya Tresno Saras hingga laman Simply Recipes dan Natural Delights, berikut tips lengkapnya.
1. Kenali Kondisi Kurma
Langkah awal dalam proses penyimpanan kurma dapat dilakukan dengan mengenali kondisi kurma itu sendiri. Setelah kamu membeli kurma melalui online atau secara langsung di toko, segera buka kemasannya dan cermati baik-baik kondisi kurma yang dibeli. Pastikan agar kurma masih dalam kondisi baik dan tidak berjamur.
Sebab, apabila ada satu atau lebih butir kurma yang berjamur akan menyebar dengan cepat di kurma-kurma yang lain. Ciri kurma berjamur sering kali memiliki bercak-bercak berwarna cokelat. Saat mendapatinya, segera buang kurma berjamur tadi agar tidak merembet ke yang lain.
2. Simpan di Tempat yang Baik
Selanjutnya, lokasi menyimpan kurma juga tak kalah penting untuk diperhatikan. Pastikan kamu menyimpannya di tempat yang baik, tidak terlalu panas atau lembab. Sebaliknya, pilih tempat yang sejuk dan juga kering.
Jauhi kurma dari sinar matahari langsung karena dapat merusak kualitas kurma itu sendiri. Apabila memungkinkan, simpan kurma di dalam lemari es. Namun, kurma juga bisa disimpan dalam suhu ruangan di tempat yang kering, tidak lembap, dan tidak terkena cahaya matahari langsung.
3. Tempatkan di Wadah Kedap Udara
Selain lokasi penyimpanan, wadah untuk menyimpan juga perlu diperhatikan. Siapkan wadah-wadah kedap udara untuk menyimpan kurma. Pemilihan wadah kedap udara dilakukan guna menjaga kualitas kurma, menjauhkannya dari keberadaan serangga, sampai mencegah kelembapan dari kurma itu sendiri.
Wadah kedap udara yang bisa dipilih berbahan kaca atau plastik. Pastikan cuci sampai bersih wadah yang akan digunakan untuk menyimpan kurma tersebut. Kemudian keringkan wadah yang baru saja dicuci sampai benar-benar tidak meninggalkan jejak air. Barulah wadah siap digunakan.
4. Simpan di Freezer
Buat kamu yang berencana menyimpan kurma dalam kurun waktu lebih lama, freezer lemari es dapat menjadi salah satu opsi untuk dipertimbangkan. Menyimpan kurma di freezer tidak hanya dapat memperpanjang 'umur' penyimpanan. Lebih dari itu, kualitas dari kurma itu sendiri akan terjaga dengan lebih baik.
Kemudian kurma yang disimpan di freezer juga memiliki tekstur yang lebih renyah, padat, dan kenyal. Tak heran, beberapa orang mungkin menjadikan opsi penyimpanan ini karena menyukai hasil kurma yang didapatkan.
5. Biarkan Wadahnya Tetap Sama
Selanjutnya, ada juga tips sederhana agar kurma tetap awet, yaitu membiarkan wadah penyimpanan buah kering bercita rasa legit ini tetap sama. Misalnya saja kurma jenis Medjool. Dikatakan kurma Medjool dapat disimpan di dalam wadah aslinya.
Kemudian kurma ini bisa tetap segar di suhu ruangan sampai sekitar 3 bulan lamanya. Cara menyimpannya cukup ditempatkan di lokasi yang sejuk dan kering. Misalnya saja di lemari dapur yang biasanya digunakan untuk menyimpan bahan makanan.
6. Cara Melembutkannya
Setelah disimpan dalam kurun waktu tertentu, beberapa jenis kurma agaknya bakal mengalami perubahan tekstur yang cukup signifikan. Misalnya saja ada kurma tertentu yang semakin keras dan juga kering seiring berjalannya waktu.
Hal tersebut ternyata lumrah terjadi, sehingga saat ingin mengonsumsinya dengan lebih enak bisa menggunakan cara yang sederhana. Misalnya saja membungkus kurma dengan menggunakan handuk atau kain yang lembab. Kemudian kamu juga bisa memanggang kurma di dalam microwave selama sekitar 5 detik saja.
Bagaimana Tips Memilih Kurma Berkualitas?
Masih mengutip dari Simply Recipes, ahli tentang kurma bernama Amanda Sains kembali memberikan sedikit gambaran untuk memilih kurma yang berkualitas. Dikatakan kurma yang kualitasnya tinggi dapat dikenali melalui tekstur dan tampilannya.
Kurma yang berkualitas punya tekstur yang lembut dengan cita rasa legit dan lezat. Hal ini bisa diketahui sejak awal kurma dicicipi. Bukan hanya itu saja, Sains turut memberikan saran agar membeli kurma dalam kemasan yang masih utuh. Kemudian merek yang ternama juga dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam membeli kurma berkualitas.
"Kurma harus berwarna cokelat tua dan memiliki kulit yang kencang," kata Amanda Sains.
Sementara itu, dijelaskan dalam buku '200 Tips Kreatif Pilihan Ibu Rumah Tangga Cerdas' karya Badiatul Muchlisin Asti, dapat diketahui ciri kurma yang biasanya diberi gula tambahan. Manisan yang dikeringkan macam kurma atau jenis buah lain, biasanya akan berselaput kristal gula di permukaannya saat diberi tambahan gula.
Kemudian ada juga beberapa kurma yang teksturnya mudah dikenali apabila ditambah campuran gula. Satu di antaranya adalah teksturnya yang lebih lengket satu sama lain atau saat dipegang sekali pun.
Nah, setelah memahami cara penyimpanan kurma yang benar agar lebih awet dan tips memilih mana yang berkualitas, dapat membantu kamu dalam membelinya. Semoga bermanfaat!
FAQ
Apakah kurma yang sudah mengeras masih aman dikonsumsi?
Umumnya masih aman selama tidak berjamur atau berbau asam. Tekstur yang mengeras biasanya terjadi karena kehilangan kadar air. Kurma bisa dilembutkan kembali dengan membungkusnya menggunakan kain lembap atau menghangatkannya beberapa detik di microwave.
Bagaimana cara mengetahui kurma berkualitas sebelum disimpan?
Pilih kurma berwarna cokelat tua merata, kulitnya kencang, dan tidak memiliki bercak mencurigakan. Hindari kurma yang terlalu lengket atau memiliki kristal gula berlebihan di permukaan karena bisa jadi mengandung tambahan gula.
Apakah semua jenis kurma harus disimpan di kulkas?
Beberapa jenis kurma berdaging tebal seperti Medjool bisa bertahan di suhu ruang selama tidak terkena panas dan kelembapan berlebih. Namun, untuk iklim tropis seperti Indonesia yang cenderung lembap, penyimpanan di kulkas lebih disarankan agar tidak cepat berjamur.
(sto/aku)












































Komentar Terbanyak
Ketua BEM UGM Tiyo Ngaku Kena Teror, Dikuntit hingga Diancam Diculik
Sederet Alasan Agrinas Mau Impor 105.000 Pikap India buat Koperasi Merah Putih
Manajemen Gandhi Sehat Buka Suara Usai Tarik Album Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)