Rahasia Tegar Mahasiswa Kedokteran UGM Raih IPK Sempurna 7 Semester Beruntun

Rahasia Tegar Mahasiswa Kedokteran UGM Raih IPK Sempurna 7 Semester Beruntun

Cicin Yulianti - detikJogja
Rabu, 15 Okt 2025 18:28 WIB
Tegar, mahasiswa Kedokteran UGM yang raih IPK sempurna selama 7 semester berturut-turut. Foto: Kemendiktisaintek
Tegar, mahasiswa Kedokteran UGM yang raih IPK sempurna selama 7 semester berturut-turut. Foto: Kemendiktisaintek
Jogja -

Tegar Inang Pratama, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) mampu konsisten meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 dari semester 1 hingga 7. Tegar membagikan strategi belajarnya hingga mampu meraih prestasi itu.

Tegar ternyata berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang terbatas. Sejak kecil, Tegar diasuh oleh kakek dan neneknya.

Semangat Tegar membuatnya berhasil menembus Fakultas Kedokteran UGM melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan mendapat beasiswa KIP Kuliah (KIP-K). Dia mengungkap kunci sukses belajarnya adalah manajemen waktu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cara belajarnya adalah manajemen waktu sih. Jadi setiap minggu tuh kita harus tahu mau ngapain aja terus kalau belajar mau di mana," ungkap Tegar dikutip dari unggahan Instagram @kemdiktisaintek.ri, Selasa (14/10/2025) dikutip dari detikEdu.

ADVERTISEMENT

Selama ini, Tegar tumbuh dengan prinsip kerja keras dan doa. Ia yakin dan sudah membuktikan kedua hal itu sudah membawanya sejauh ini.

"Saya bukan orang yang punya privilege. Jadi saya belajar untuk tidak menyerah. Kalau bukan saya yang berjuang untuk masa depan saya, siapa lagi," katanya.

Tegar menekankan pentingnya konsistensi dan lingkungan pertemanan yang positif. Ia mengaku beruntung karena memiliki teman-teman yang ingin saling bertumbuh.

"Pertemanan menentukan prestasi. Pilih circle yang positif yang saling dukung untuk belajar. Jadi setiap ketemu itu yang ngomonginnya 'udah belajar sampai mana?' terus yang 'paham materi apa?'," katanya.

Menurut Tegar, kesadaran sosial menjadi motivasi terbesarnya dalam menuntut ilmu. Tak lupa, Tegar juga senantiasa konsisten dalam menjalani kuliah.

"Terus konsisten aja selama 7 semester, insyaallah dapat 4," katanya.

Menurut Tegar, kuliah kedokteran memang cukup menantang. Ritme akademiknya cukup padat.

Setiap dua pekan, ia harus mengikuti ujian. Belum ditambah tumpukan bahan belajar yang harus dipahami, membuat Tegar akhirnya membuat strategi manajemen waktu.

"Biasanya saya langsung fokus pada jadwal kuliah saya, kemudian setelah itu saya akan menuliskan pada seminggu ke depan, saya ingin melakukan kegiatan apa, dan saya mau belajar di mana," ungkap Tegar.

Tegar mengaku sadar bahwa ia bisa berkuliah dengan bantuan beasiswa KIP-Kuliah. Di mana beasiswa tersebut berasal dari pemerintah atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bersumber dari rakyat.

"Terus belajar dan sadar bahwa semua pembiayaan kalian di kuliah itu dari rakyat, jadi kalian harus belajar dan punya mimpi untuk mengembalikan itu kepada negara," tuturnya.




(aku/alg)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads