Lagu Marhaban Ya Ramadhan Haddad Alwi kerap terdengar saat bulan suci Ramadan. Banyak orang menggunakannya di unggahan media sosial atau memutarnya di tempat umum seperti pusat perbelanjaan.
Dikutip dari keterangan unggahan video di kalan YouTube Haddad Alwi Official, 'Marhaban Ya Ramadhan' dirilis pertama kali pada 2009 lalu. Artinya, lagu ini telah berumur 17 tahun. Lirik dan lagu yang diciptakan oleh Haddad Alwi sendiri ini dinyanyikan bersama seorang penyanyi cilik bernama Anti.
Di kanal YouTube Sony Music Entertainment Indonesia, lagu ini telah diputar lebih dari 40 juta kali. Sementara untuk lagu versi albumnya yang diunggah di kanal milik Haddad Alwi telah diputar sebanyak 4 juta kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penasaran seperti apa lirik lagu Marhaban Ya Ramadhan Haddad Alwi dan maknanya, detikers? Yuk, simak penjelasan lengkap berikut ini!
Poin utamanya:
- Marhaban Ya Ramadhan dirilis pertama kali pada tahun 2009, lagu ciptaan Haddad Alwi ini tetap populer selama 17 tahun terakhir.
- Liriknya mencerminkan kegembiraan menyambut tamu agung (Ramadan) yang membawa rahmat, keberkahan, dan ampunan dosa.
- Selain mengajak pada ritual ibadah seperti tadarus dan sholawat, lagu ini menekankan pentingnya sedekah dan kepedulian sosial.
Lirik Lagu Marhaban Ya Ramadhan Haddad Alwi
Dikutip dari keterangan dalam unggahan video musik di kanal YouTube Sony Music Entertainment Indonesia, berikut ini adalah lirik lagu Marhaban Ya Ramadhan selengkapnya.
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Selamat datang, Ramadan, bulan penuh ampunan
Selamat datang, Ramadan, bulan penuh ganjaran
Mari kita menyambut dengan hati gembira
Mari kita menyambut dengan hati bahagia
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Allah jadikan Ramadan bulan penuh berkah
Allah jadikan Ramadan bulan penuh rahmat
Perbanyaklah ibadah, jangan lupa sedekah
Perbanyaklah tadarus, jangan lupa sholawat
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Selamat datang bulan yang siang hari mulia
Selamat datang bulan yang malamnya pun mulia
Nafas dan tidur kita pun mendapat pahala
Dosa pun diampuni, doa pun diterima
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Marhaban ya syahru Ramadan
Ya syahru shiyam
Makna Lagu Marhaban Ya Ramadhan
Lagu Haddad Alwi yang satu ini merupakan sebuah kidung penyambutan yang sangat mendalam bagi umat Islam. Secara keseluruhan, liriknya menggambarkan kegembiraan luar biasa dalam menyongsong datangnya bulan suci Ramadan.
Lirik 'Marhaban ya syahru Ramadan' menjadi inti utama lagu ini. Kalimat tersebut bermakna ucapan selamat datang yang penuh penghormatan. Umat Islam diajak untuk menyambut bulan puasa dengan hati yang lapang. Kegembiraan yang dirasakan bukan tanpa alasan, melainkan karena Ramadan adalah tamu agung yang membawa keberkahan.
Lagu ini mengingatkan bahwa Ramadan adalah ladang pahala yang sangat luas. Allah menjadikan bulan ini sebagai waktu turunnya rahmat dan pengampunan dosa. Setiap nafas dan tidur orang yang berpuasa bahkan dihitung sebagai ibadah. Ini menunjukkan betapa murah hati Tuhan kepada hamba-Nya di bulan ini. Doa-doa pun dijanjikan akan lebih mudah diterima dan dikabulkan.
Lagu ini juga berfungsi sebagai pengingat untuk tidak menyia-nyiakan waktu. Kita diajak untuk memperbanyak tadarus Al-Quran dan membaca sholawat. Selain ibadah ritual, kepedulian sosial melalui sedekah juga sangat ditekankan. Tujuannya agar kemuliaan siang dan malam Ramadan benar-benar terasa melalui perubahan perilaku yang nyata.
Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai lirik lagu Marhaban Ya Ramadhan Haddad Alwi beserta maknanya. Semoga bermanfaat, detikers!

Komentar Terbanyak
Ulah Oknum Fotografer 'Kuasai' Pelang Jalan Malioboro demi Cuan
Pelukis Jogja Nasirun Tutup Usia
Alasan di Balik Ditutupnya Belasan Dapur MBG di DIY