- Daftar BBM yang Mengalami Kenaikan Pada April 2026
- Apakah Harga Pertalite di Bulan April Naik?
- Harga BBM Per 18 April di Berbagai Wilayah Indonesia Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau dan Kepulauan Riau Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat, Tengah, Timur Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat Maluku dan Maluku Utara Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya
Seiring ketegangan dinamika politik global, lonjakan harga minyak dunia pun menjadi tidak terhindarkan. Kondisi ini mendorong sejumlah negara untuk mengambil langkah strategis, termasuk menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) demi menjaga stabilitas ekonomi.
BBM sendiri memiliki peran vital sebagai sumber energi utama yang menunjang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari menggerakkan transportasi, mendukung operasional industri, hingga digunakan dalam sektor pertanian dan perikanan.
Di Indonesia, BBM terbagi menjadi dua kategori, yakni subsidi dan nonsubsidi. Adapun, salah satu jenis BBM subsidi yang paling banyak dijangkau oleh masyarakat Indonesia adalah Pertalite.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, sebagai bahan bakar utama yang menggerakkan aktivitas masyarakat di berbagai sektor, Pertalite memiliki peran yang sangat penting. Jika harganya mengalami kenaikan, dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Lantas, apakah harga Pertalite April 2026 mengalami kenaikan? Simak update terbaru dari SPBU Pertamina melalui penjelasan berikut ini.
Daftar BBM yang Mengalami Kenaikan Pada April 2026
Langkah strategis terkait penyesuaian BBM akhirnya turut dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Hal ini dilakukan akibat dari ketidakseimbangan pasar global, khususnya terkait ditutupnya Selat Hormuz.
Berdasarkan laporan detikFinance melalui unggahan pada Instagram @detikfinanceofficial, diketahui bahwa per 18 April 2026, sejumlah daftar harga BBM di Indonesia mengalami lonjakan. Di mana, kenaikan BBM ini terjadi secara nasional, artinya kebijakan penyesuaian harga berlaku di seluruh wilayah Indonesia.
Adapun daftar BBM yang mengalami penyesuaian per 18 April 2026, yang dihitung berdasarkan besaran kenaikan harga dan bukan harga final di SPBU Pertamina. Sebab, harga BBM dapat berbeda-beda tergantung wilayah, Berikut rinciannya:
- Pertamax Turbo: Rp 6.300 per liter
- Dexlite: Rp 9.400 per liter
- Pertamina Dex: Rp 9.400 per liter
Dengan demikian, mengacu pada daftar di atas, dapat disimpulkan bahwa kenaikan harga BBM per 18 April 2026 hanya terjadi pada jenis BBM nonsubsidi, sementara BBM subsidi tidak mengalami perubahan harga.
Apakah Harga Pertalite di Bulan April Naik?
Dilansir laman MyPertamina, untuk BBM subsidi jenis Pertalite hingga saat ini belum mengalami perubahan harga. Di tengah kenaikan harga sejumlah BBM nonsubsidi, Pertalite justru tetap berada di kisaran Rp 10.000 per liter yang berlaku secara nasional.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa harga Pertalite pada bulan April 2026 tidak termasuk dalam daftar BBM yang mengalami lonjakan harga, baik di tingkat daerah maupun nasional, termasuk untuk wilayah Jogja.
Harga BBM Per 18 April di Berbagai Wilayah Indonesia
Sebagai acuan, karena daftar harga BBM dapat berbeda-beda di setiap daerah, berikut daftar lengkap BBM nonsubsidi dan subsidi di 38 provinsi di Indonesia menurut laman MyPertamina yang dapat dijadikan perbandingan dalam mengetahui perbedaan harga di masing-masing wilayah, di antaranya:
Aceh
BBM Non Subsidi:
- Pertamax Turbo: Rp 19.850 (Naik)
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamina Dex: Rp 24.450 (Naik)
- Dexlite: Rp 24.150 (Naik)
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar: Rp 6.800
Sumatera Utara
BBM Non Subsidi:
- Pertamax Turbo: Rp 19.850 (Naik)
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamina Dex: Rp 24.450 (Naik)
- Dexlite: Rp 24.150 (Naik)
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar: Rp 6.800
Sumatera Barat
BBM Non Subsidi:
- Pertamax Turbo: Rp 20.250 (Naik)
- Pertamax: Rp 12.900
- Pertamina Dex: Rp 24.950 (Naik)
- Dexlite: Rp 24.650 (Naik)
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar: Rp 6.800
Riau dan Kepulauan Riau
BBM Non Subsidi:
- Pertamax Turbo: Rp 20.250 (Naik)
- Pertamax: Rp 12.900
- Pertamina Dex: Rp 24.950 (Naik)
- Dexlite: Rp 24.650 (Naik)
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar: Rp 6.800
Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung
BBM Non Subsidi:
- Pertamax Turbo: Rp 19.850 (Naik)
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamina Dex: Rp 24.450 (Naik)
- Dexlite: Rp 24.150 (Naik)
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar: Rp 6.800
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali
BBM Non Subsidi:
- Pertamax Turbo: Rp 19.400 (Naik)
- Pertamax Green 95: Rp 12.900
- Pertamax: Rp 12.300
- Pertamina Dex: Rp 23.900 (Naik)
- Dexlite: Rp 23.600 (Naik)
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar: Rp 6.800
Nusa Tenggara Barat
BBM Non Subsidi:
- Pertamax Turbo: Rp 19.400 (Naik)
- Pertamax: Rp 12.300
- Pertamina Dex: Rp 23.900 (Naik)
- Dexlite: Rp 23.600 (Naik)
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar: Rp 6.800
Nusa Tenggara Timur
BBM Non Subsidi:
- Pertamax Turbo: Rp 19.850 (Naik)
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamina Dex: Rp 24.450 (Naik)
- Dexlite: Rp 24.150 (Naik)
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar: Rp 6.800
Kalimantan Barat, Tengah, Timur
BBM Non Subsidi:
- Pertamax Turbo: Rp 19.850 (Naik)
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamina Dex: Rp 24.450 (Naik)
- Dexlite: Rp 24.150 (Naik)
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar: Rp 6.800
Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara
BBM Non Subsidi:
- Pertamax Turbo: Rp 20.250 (Naik)
- Pertamax: Rp 12.900
- Pertamina Dex: Rp 24.950 (Naik)
- Dexlite: Rp 24.650 (Naik)
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar: Rp 6.800
Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat
BBM Non Subsidi:
- Pertamax Turbo: Rp 19.850 (Naik)
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamina Dex: Rp 24.450 (Naik)
- Dexlite: Rp 24.150 (Naik)
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar: Rp 6.800
Maluku dan Maluku Utara
BBM Non Subsidi:
- Pertamax: Rp 12.600
- Dexlite: Rp 24.150 (Naik)
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar: Rp 6.800
Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya
BBM Non Subsidi:
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamina Dex: hingga Rp 24.450 (Naik)
- Dexlite: Rp 24.150 (Naik)
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000
- Biosolar: Rp 6.800
Demikianlah penjelasan mengenai harga Pertalite pada April 2026 di tengah dinamika global yang tidak stabil. Semoga bermanfaat, detikers!
Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(sto/apl)












































Komentar Terbanyak
Sultan HB X Angkat Bicara soal Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Misteri Tewasnya Fotografer Keraton Jogja Sekeluarga Dalam Tenda Saat Kamping