Pasar Beringharjo Ramai Usai Lebaran, Bakpia-Wingko Jadi Buruan

Pasar Beringharjo Ramai Usai Lebaran, Bakpia-Wingko Jadi Buruan

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Senin, 23 Mar 2026 16:14 WIB
Pasar Beringharjo kembali dipadati pengunjung saat libur Lebaran 2026.
Suasana pembeli di lapak oleh-oleh di Pasar Beringharjo, Jogja, Senin (23/3/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Jogja -

Pasar Beringharjo kembali dipadati pengunjung saat libur Lebaran hari ini. Lonjakan wisatawan membuat penjualan oleh-oleh khas meningkat signifikan, terutama bakpia dan wingko yang menjadi favorit pembeli.

Pantauan detikJogja di lokasi sore ini, wisatawan tampak memadati Pasar Beringharjo. Sebaagian wisatawan membeli pakaian batik yang menjadi khas Pasar Beringharjo. Namun, tak sedikit pula yang membeli oleh-oleh camilan makanan khas Jogja.

Salah satu penjual oleh-oleh di Pasar Beringharjo, Wuri, mengaku penjualan dagangannya mengalami kenaikan dibanding hari biasa. Hal ini didorong banyaknya pengunjung dari luar daerah yang berburu makanan khas Jogja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Agak meningkat. Soalnya banyak pengunjung. Terus ini juga laku dagangannya. Jadi agak lumayan dibanding hari biasanya," ujar Wuri saat ditemui di lokasi, Senin (23/3/2026).

Menurutnya, hampir semua jenis oleh-oleh diminati pembeli. Mulai dari wingko, bakpia, dodol, ampyang hingga gethuk menjadi pilihan wisatawan yang datang.

ADVERTISEMENT

"Semua laku. Soalnya di sini kan pusat makanan oleh-oleh. Ada wingko, bakpia, dodol, ampyang, gethuk, semua pada suka," katanya.

Meski demikian, Wuri menyebut bakpia masih menjadi produk yang paling banyak dicari karena identik sebagai oleh-oleh khas Jogja.

"Bakpia ini malah yang dicari. Soalnya kan khas Jogja. Sama wingko itu juga banyak," ucapnya.

Ia memperkirakan jumlah pembeli meningkat hingga berkali lipat dibanding hari biasa. Jika biasanya hanya segelintir pembeli, kini jumlahnya bisa mencapai puluhan orang dalam waktu yang sama.

"Ya banyak banget. Kalau hari biasa paling sedikit, sekarang bisa lebih dari 25 sampai 30 orang beli. Ya sekitar lipat sepuluh lah," jelasnya.

Kendati permintaan meningkat, Wuri memastikan harga jual tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan. Untuk bakpia, ia masih menjual dengan harga tiga bungkus Rp 50 ribu, sama seperti hari biasa.

"Mboten, enggak naik. Tetap sama, tiga Rp 50 ribu," tegasnya.

Sementara itu, Ina, pembeli asal Tangerang mengaku membeli bakpia merupakan hal yang wajib ia lakukan saat berkunjung di Jogja.

"Wajib sih kalau saya beli bakpia kalau datang di Jogja. Ini beli di sini karena sekalian lihat-lihat sambil jalan-jalan di Beringharjo. Soalnya kalau ke Jogja kan udah pasti ya saya ke sini," katanya.




(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads