Para mitra pengemudi ojek maupun taksi online mulai dari Grab, Gojek hingga Maxim bakal mendapat THR yang disebut bonus hari raya atau BHR. Manajemen masing-masing perusahaan sudah memastikan cairnya BHR bagi para mitranya.
Dilansir detikFinance, Jumat (6/3/2026), Maxim sudah mengumumkan kesiapannya memberi BHR sejak pertengahan Februari lalu. Sementara Grab dan Gojek mengumumkan akan meningkatkan alokasi anggaran BHR untuk tahun ini.
BHR Grab
Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menyebut tahun ini pihaknya meningkatkan alokasi anggaran BHR dua kali lipat dibanding tahun 2025. Adapun besaran nilainya Rp 100-110 miliar.
Peningkatan ini tak hanya memperkuat kapasitas program tapi juga memperbaiki struktur nominal berbagai kategori penerima. Program BHR Grab 2026 ini dibagi dalam tujuh kategori yakni Mitra Pengemudi Roda 2 dan Mitra Pengemudi Roda 4 yang disusun berdasarkan tingkat produktivitas dan aktivitas mitra sepanjang periode penilaian.
Adapun kategori penerima tertinggi bagi mitra GrabBike bisa menerima hingga Rp 850 ribu, dan mitra GrabCar hingga Rp 1,6 juta. Sedangkan untuk kategori nominal terendah terjadi peningkatan tiga kali lipat, bagi mitra GrabBike menjadi Rp 150 ribu dan mitra GrabCar Rp 200 ribu.
Penyaluran BHR ini dilakukan paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri dan mitra dapat mengecek status penerimaan secara transparan via aplikasi GrabDriver. Skema BHR ini dirancang menggunakan indikator tingkat produktivitas mitra, termasuk jumlah dan konsistensi menyelesaikan order, serta kualitas pelayanan.
"Sejalan dengan pendekatan tersebut, seluruh Mitra Pengemudi Aktif dengan tingkat produktivitas tinggi - yang berjumlah lebih dari 400.000 Mitra Pengemudi - menerima BHR sebagai bentuk penghargaan tulus atas kontribusi dan konsistensi mereka di platform kami," ujar Neneng dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3).
BHR Gojek
Direktur Utama/CEO GoTo Hans Patuwo menyebut penyaluran BHR ini bukan hanya bentuk dukungan finansial tapi juga wujud semangat kekeluargaan yang selalu dijaga GoTo.
Hans menyebut pada BHR 2026, total alokasi anggaran yang disiapkan meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 110 miliar. Sedangkan alokasi BHR 2025 sebesar Rp 50 miliar.
Kategori besaran BHR dengan nominal terendah disebut meningkat 3-4 kali lipat dari sebelumnya Rp 50 ribu menjadi Rp 150 ribu untuk mitra roda dua. Kemudian Rp 200 ribu untuk mitra roda empat di tahun 2026.
"BHR merupakan bentuk apresiasi dan semangat kekeluargaan GoTo dalam mendukung Mitra Driver untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga, berbeda dengan Tunjangan Hari Raya (THR) sebagaimana untuk pekerja formal," ujar Hans.
Hans menyebut para mitra roda dua bakal menerima BHR mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 900 ribu. Sedangkan untuk mitra roda empat bakal menerima Rp 200 ribu hingga Rp 1,6 juta. BHR ini bakal disalurkan via saldo GoPay Mitra mulai tanggal 4-6 Maret 2026.
Besaran BHR Gojek ini diukur dari jam online tingkat penggunaan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama atau tambahan, dan kualitas pelayanan yang diukur dari tingkat penerimaan atau penyelesaian order.
Berikut Pembagian Kelompok Penerima BHR:
1. Mitra Juara: Mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama (produktivitas tinggi) dan memberikan kualitas layanan yang baik.
- Mitra Juara akan dibagi menjadi 6 (enam) kategori berdasarkan frekuensi menjadi 'Mitra Juara' dalam satu tahun terakhir (antara 1 hingga 12 kali).
2. Mitra Andalan: Mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan tambahan/sampingan (produktivitas sedang) dan memberikan kualitas layanan yang baik.
- Mitra Andalan akan dibagi menjadi 3 (tiga) kategori berdasarkan frekuensi menjadi 'Mitra Andalan' dalam satu tahun terakhir (antara 1 hingga 12 kali).
(ams/afn)