Harga Sembako Jogja Hari Ini 27 Februari 2026: Daging Ayam Ras Naik Segini!

Harga Sembako Jogja Hari Ini 27 Februari 2026: Daging Ayam Ras Naik Segini!

Nur Umar Akashi - detikJogja
Jumat, 27 Feb 2026 13:49 WIB
Daging ayam mentah
Daging ayam. (Foto: Getty Images/Thai Liang Lim)
Jogja -

Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan bahan pangan mungkin berubah tiap hari. Pergeseran harga tersebut mesti diketahui agar masyarakat dapat merencanakan pengeluaran dengan tepat.

Dilansir Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pada Jumat, 27 Februari 2026, pukul 12.46 WIB, cabai merah besar dan cabai merah keriting serempak turun. Sementara itu, cabai rawit merah dan daging ayam ras segar naik.

Cabai merah besar merosot 1000 rupiah, terhitung dari Rp 43.750 menjadi Rp 42.750 per kilogram. Ini adalah penurunan kedua dalam sepekan terakhir. Yang pertama terjadi pada 25 Februari 2026, kala harganya turun dari Rp 47.500 menjadi Rp 43.750/kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cabai merah keriting yang kemarin turun 3,33%, merosot lebih dalam jadi Rp 34.500 per kilogram hari ini. Rata-ratanya di seluruh provinsi Indonesia juga tampak melemah, dari Rp 46.550 menjadi Rp 45.750/kg.

Berbanding terbalik dengan dua tipe cabai sebelumnya, rawit merah justru naik. Satu kilogramnya hari ini dibanderol Rp 88.750, lebih mahal 1.750 rupiah ketimbang harga yang berlaku kemarin.

ADVERTISEMENT

Bukan hanya rawit merah yang naik, tetapi juga daging ayam ras segar. Hari ini, harganya memanas 500 rupiah, terbilang dari Rp 39.500 menjadi Rp 40.000 per kilogram. Di Sumatera Barat, satu kilo daging ayam ras menyentuh Rp 54.650, menjadikannya provinsi dengan harga tertinggi se-Indonesia.

Berapa harga bahan pangan lainnya? Berikut daftar lengkap harga sembako Jogja hari ini 27 Februari 2026.

Harga Sembako Jogja 27 Februari 2026 Versi PIHPS

Perlu dicatat, harga final PIHPS tersedia pada hari kerja setiap pukul 13.00 WIB. Dalam kondisi tertentu, waktu update data final mungkin lebih lama.

  • Bawang merah ukuran sedang: Rp 45.000/kg
  • Bawang putih ukuran sedang: Rp 42.500/kg
  • Beras kualitas bawah I: Rp 13.150/kg
  • Beras kualitas bawah II: Rp 12.150/kg
  • Beras kualitas medium I: Rp 14.900/kg
  • Beras kualitas medium II: Rp 14.150/kg
  • Beras kualitas super I: Rp 16.000/kg
  • Beras kualitas super II: Rp 15.000/kg
  • Cabai merah besar: Turun dari Rp 43.750 menjadi Rp 42.750/kg
  • Cabai merah keriting: Turun dari Rp 36.250 menjadi Rp 34.500/kg
  • Cabai rawit hijau: Rp 59.000/kg
  • Cabai rawit merah: Naik dari Rp 87.000 menjadi Rp 88.750/kg
  • Daging ayam ras segar: Naik dari Rp 39.500 menjadi Rp 40.000/kg
  • Daging sapi kualitas 1: Rp 145.000/kg
  • Daging sapi kualitas 2: Rp 137.500/kg
  • Gula pasir kualitas premium: Rp 18.400/kg
  • Gula pasir lokal: Rp 18.000/kg
  • Minyak goreng curah: Rp 18.900/kg
  • Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp 22.250/kg
  • Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp 21.750/kg
  • Telur ayam ras segar: Rp 31.500/kg

Data harga bahan pangan PIHPS diambil dari rata-rata harga di Pasar Beringharjo dan Kranggan.

Penyebab Harga Sembako Berubah-ubah

Nur Azizah Nasution dalam tulisannya di Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' memberi rincian penyebab berupa faktor internal dan eksternal fluktuatifnya harga sembako. Ini rinciannya:

1. Produksi (Internal)

Ketersediaan bahan pokok sangat menentukan harga. Gagal panen akibat cuaca buruk mendorong kenaikan harga, sedangkan pasokan melimpah membuat harga menurun.

2. Distribusi (Internal)

Biaya pengiriman ke pasar memengaruhi harga jual. Semakin tinggi ongkos distribusi dan fluktuasi harga bahan pangan, semakin besar harga yang ditetapkan pedagang demi memperoleh keuntungan.

3. Sumber Pasokan (Internal)

Keterbatasan jumlah pemasok menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga. Sebaliknya, banyaknya pemasok membuat harga cenderung turun.

4. Permintaan dan Penawaran (Eksternal)

Harga naik ketika permintaan lebih besar daripada penawaran, dan turun saat penawaran melimpah tetapi permintaan rendah.

5. Jumlah Pesaing (Eksternal)

Minimnya pesaing membuat pedagang leluasa menaikkan harga. Di sisi lain, persaingan ketat mendorong harga lebih rendah untuk menarik pembeli.

Itulah informasi ringkas mengenai harga sembako Jogja hari ini Jumat, 27 Februari 2026. Sebagai catatan, harga yang ditemui di pasaran mungkin berbeda akibat disparitas.

FAQ

1. Apa saja sembilan bahan pokok?

Sembilan bahan pokok meliputi beras, gula pasir, minyak goreng/mentega, daging sapi dan ayam, telur ayam, susu, jagung, minyak tanah, dan garam beryodium.

2. Cabai naik berapa hari ini?

Cabai rawit merah naik Rp 1.750 rupiah jadi Rp 88.750/kg. Sementara itu, cabai merah besar dan cabai merah keriting justru turun.

3. Kenapa harga di pasar berbeda dengan data PIHPS?

PIHPS menggunakan sampel harga dari pasar Beringharjo dan Kranggan untuk memberi gambaran umum tren harga di Provinsi DIY. Alhasil, harga di pasaran bisa jadi berbeda.



(sto/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads