OTK Tertabrak Lokomotif KA Balas di Soragan Jogja

OTK Tertabrak Lokomotif KA Balas di Soragan Jogja

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Kamis, 29 Okt 2026 10:39 WIB
Ilustrasi rel kereta api.
Foto: Ilustrasi rel KA.
Jogja -

Orang tak dikenal (OTK) tertabrak lokomotif kereta api (KA) Balas di petak jalan Jogja-Patukan, tadi pagi. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.52 WIB.

Informasi tersebut diunggah akun Instagram @zaki_zakk_ent. Dalam unggahan itu tampak polisi dan warga tengah melakukan evakuasi korban yang tertemper kereta.

"Kamis, 29 Oktober 2026, sekitar pukul 07.00 WIB, dilaporkan seseorang tertabrak kereta api di kawasan Tetek Spor, Soragan, Tegalrejo. Menurut informasi warga sekitar, orang tersebut disebut beberapa hari terakhir terlihat mondar-mandir sambil membawa karung. Informasi ini masih berdasarkan keterangan warga dan belum terkonfirmasi secara resmi. Semoga situasi segera tertangani," tulis akun itu dikutip detikJogja, Kamis (29/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak KAI mengonfirmasi kejadian itu. KAI menerangkan korban yang belum diketahui itu tertabrak lokomotif KA Balas yang tengah melaju menuju Stasiun Wates.

"Seperti yang terjadi pada Kamis, 29 Oktober 2026 pada pukul 04.52 WIB, Lokomotif KA Balas yang melaju dari Stasiun Yogyakarta menuju Stasiun Wates tertemper orang di KM 540+09 petak jalan Yogyakarta-Patukan," tulis Manager Humas KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih, dalam keterangan tertulis yang diterima detikJogja.

ADVERTISEMENT

Feni menyebut, korban kemudian ditangani oleh petugas Palang Merah Indonesia (PMI) dan polisi. Hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut terkait jenis kelamin korban dan kronologi detail kejadian.

Feni mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar jalur kereta api karena berisiko membahayakan keselamatan diri maupun perjalanan kereta api.

"KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari. Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu-rambu yang berlaku dan tidak beraktivitas di sekitar jalur KA karena berpotensi tinggi risiko," terang Feni.

Feni juga mengingatkan masyarakat agar hanya melintas melalui perlintasan resmi serta mematuhi rambu-rambu keselamatan yang berlaku.

"Keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu kami imbau seluruh masyarakat agar melintas hanya di perlintasan resmi dan tidak beraktivitas di jalur KA. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi di kemudian hari," pungkasnya.



(aku/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads