Misteri Api Menyembur dari Dalam Tanah di Pekarangan Warga Dlingo Bantul

Terpopuler Sepekan

Misteri Api Menyembur dari Dalam Tanah di Pekarangan Warga Dlingo Bantul

Tim detikJogja - detikJogja
Minggu, 25 Okt 2026 09:20 WIB
Lokasi tanah pekarangan yang muncul api di Muntuk RT 1, Muntuk, Dlingo, Bantul, Kamis (22/20/2026).
Lokasi tanah pekarangan yang muncul api di Muntuk RT 1, Muntuk, Dlingo, Bantul, Kamis (22/20/2026). Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja
Bantul -

Warga Dlingo Bantul dibikin heboh dengan kemunculan api yang keluar dari dalam tanah. Kemunculan api misterius tersebut tepatnya terjadi di Muntuk RT 1, Muntuk, Dlingo, Bantul.

Kejadian aneh ini pun viral di media sosial usai diunggah di media sosial oleh akun Instagram @yogyakarta_josjis.

"Peristiwa kemunculan api dari dalam tanah viral di media sosial di Kalurahan Munthuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul langsung menurunkan tim untuk menelusuri lokasi guna memastikan penyebab pasti dan sumber api tersebut. Kronologi Video berdurasi 56 detik diunggah oleh akun yihaa010, memperlihatkan api yang keluar dari permukaan tanah di pekarangan warga," tulis akun Instagram @yogyakarta_josjis seperti dilihat detikJogja pada Kamis (22/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kata Pemilik Lahan

Terkait dengan viralnya kejadian tersebut, anak pemilik pekarangan, Samsiyah (42), menjelaskan awal mula kemunculan asap dari dalam tanah itu. Samsiyah menyampaikan, awalnya asap muncul dari tanah di pekarangan belakang rumah. Asap itu diketahui muncul selama sepekan.

"Awalnya keluar asap itu dari tanah, saya diamkan saja sampai satu pekan. Nah, kemarin (Rabu) pagi sekitar jam enam saya menyapu dan muncul api dari dalam tanah," terang Samsiyah saat ditemui di rumahnya, Muntuk, Dlingo, Bantul, Kamis (22/10).

ADVERTISEMENT

Upaya Pemadaman

Samsiyah mengaku sudah berusaha memadamkan api itu. Hanya saja, upaya pemadaman yang dilakukan tidak membuahkan hasil.

"Api yang keluar dari dalam tanah itu saya sumpal pakai plastik tapi tetap menyala. Terus saya siram pakai air malah membesar apinya, jadi apinya seperti menyembur itu," ujarnya.

Lantaran masih harus mengurus anaknya yang sedang sakit, Samsiyah pun meninggalkan api itu. Siangnya, Samsiyah kembali mengecek dan api tersebut tetap muncul dari dalam tanah.

"Disiram lagi terus, tetap tidak padam, sampai akhirnya saya rekam video dan upload ke medsos. Karena saya sama sekali tidak bakar sampah di situ kok bisa keluar apinya," ucapnya.

Warga Berdatangan

Munculnya api di pekarangan rumah ternyata mengundang rasa penasaran warga sekitar. Warga pun berdatangan ke kediaman Samsiyah untuk melihat kejadian misterius itu. Tidak hanya menyaksikan api yang keluar dari dalam tanah, warga turut berupaya melakukan pemadaman api menggunakan peralatan seadanya.

"Karena malam tadi masih menyala, pemuda-pemuda ke sini dan dibongkar, dipacul tanahnya terus disiram air," kata Samsiyah.

Dia menambahkan, upaya para pemuda itu membuahkan hasil. Pasalnya, dari dalam tanah itu sudah tidak keluar api.

"Pagi tadi sudah tidak keluar apinya, tapu masih bau seperti sampah terbakar," ucapnya.

Bekas Sampah

Samsiyah menyampaikan, jika lokasi yang terbakar itu merupakan bekas tempat samah. Banyak sampah-sampah itu tertimbun di tanah atau lokasi yang terbakar.

"Jadi sekitar tiga tahun di situ pernah untuk membuang sampah dan akhirnya ditimbun tanah," ujarnya.


Penjelasan BPBD

Terkait dengan kejadian tersebut, Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Peralatan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, mengaku telah meninjau lokasi kemunculan api dari dalam tanah di Muntuk. Hasilnya, lokasi kemunculan api itu dulunya merupakan tempat pembuangan sampah.

"Jadi tempat itu dulunya jadi tempat pembuangan sampah sekitar tiga tahun dan sampahnya campuran. Sehingga kemungkinan karena sampah terus kena panas, karena kan lembab juga," ucapnya.

Antoni juga memastikan akan melakukan pemantauan untuk memastikan api tidak muncul lagi dari dalam tanah.

"Langkahnya kami lakukan pemantauan sampai beberapa hari ke depan. Kalau api tidak muncul lagi berarti aman," pungkasnya.



(apl/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads