Pebalap Veda Ega Pratama dan Mario Aji mengungkap hal yang menjadi tantangan bagi keduanya saat berlaga di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keduanya kompak bicara soal cuaca.
Diketahui Veda Ega akan berlaga di Moto3 Mandalika, sedangkan Mario Aji berlaga di Moto2 Mandalika pada 9-11 Oktober.
Dilansir detikBali, Mario Aji menyebut hal yang menjadi tantangan adalah cuaca. Selain karena panasnya Mandalika saat ini, angin kencang karena Mandalika berada di dekat pantai juga menjadi tantangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tantangan tersebut sudah mereka rasakan saat melakoni sesi latihan pada pertengahan Juli 2026. Dari sesi latihan itu, mereka sudah membaca bahwa ancaman terbesar saat balapan di Sirkuit Mandalika nanti adalah cuaca panas dan angin kencang.
"Kami berdua sempat latihan musim panas kemarin. Saya rasa apa yang kami bawa pada latihan kemarin cukup menggambarkan layout sirkuit. Tantangan di Mandalika adalah cuaca ya, cuaca sangat panas," kata Mario Aji saat menyapa ratusan siswa di SDN 2 Kuta, Kamis (8/10/2026).
Namun, Mario Aji Optimis bisa unjuk gigi di kandang. Dukungan masyarakat Indonesia disebut akan menjadi motivasi bagi dirinya.
Veda Ega Pratama turut menyampaikan hal yang sama. Pemuda asal Gunungkidul itu juga menyebut cuaca dan angin akan menjadi tantangan.
Dia menyebut hal itu juga dirasakan seluruh rider yang akan berlaga besok.
"Tentunya cuaca ya. Semoga cuaca bagus," ujarnya.
Ia juga mengaku siap memberikan hasil maksimal. Sebab, meski besok adalah race pertama di Moto3 Mandalika, ia mengaku sudah sangat hafal lintasan Sirkuit Mandalika.
"Mungkin ini pertama kali saya di Moto3," tegasnya.
