Heboh Sopir Ambulans Vs Pikap Muatan Ayam Cekcok di Kulon Progo

Heboh Sopir Ambulans Vs Pikap Muatan Ayam Cekcok di Kulon Progo

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Senin, 05 Okt 2026 14:18 WIB
Ilustrasi ambulans di jalan raya
Ilustrasi ambulans di jalan raya. Foto: Getty Images/ananaline
Kulon Progo -

Video cekcok antara sopir ambulans relawan dengan sopir pikap bermuatan ayam di jalan wilayah Temon, Kulon Progo, jadi viral di media sosial. Ambulans relawan itu disebut sedang membawa pasien, namun dihalangi oleh pikap tersebut.

"Kendaraan ambulance Dari arah Utara/ Cikli, Temon Kulon Progo, Menuju pertigaan Jombokan. Sampai pertigaan Jombokan, Pengasih, Kulon Progo, ambulance berhenti untuk memberi kesempatan kendaraan R 2 yang melintas dari arah Barat, dari arah timur loper ayam menutup jalan kendaraan R2 dan malah tidak mau menepikan mobil dan tetap pingin menggangu perjalanan baik pemotor ataupun ambulance. Sempat terjadi keributan mulut," tulis keterangan dalam unggahan akun Instagram @jogja_admin, dikutip detikJogja, Senin (5/10/2026).

Dalam unggahan video itu terlihat sopir ambulans turun ke jalan dan terlibat cekcok dengan sopir mobil pikap itu. Dimintai konfirmasi detikJogja, Ketua Umum SAR Sigap Lintas Batas Kulonprogo, Yohanes Sulistyawan, membenarkan ada kejadian tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kronologinya saya tadi telepon sama supirnya (ambulans SAR Sigap). Sekitar jam 08.00 pagi tadi, itu dari sisi utara mau menyeberang ke arah kanan di pertigaan. Nah, di pertigaan itu ada motor yang mau melintas, kemudian ambulans berhenti memberikan kesempatan motor untuk lewat," kata Sulistyawan saat dihubungi detikJogja, Senin (5/9/2026).

ADVERTISEMENT

"Begitu motor lewat, langsung dipalangi, ditutup jalannya oleh mobil ayam itu, baik (untuk) motor atau ambulans," sambungnya.

Alhasil, terjadi adu mulut antara sopir ambulans dan sopir pikap itu. Sulistyawan menyebut sopir pikap itu sempat mengumpat sopir ambulans.

"Supirnya kita sudah berusaha diam, tetapi supir ayam itu malah mengumpat dengan kata-kata kotor," kata dia.

Sulis menjelaskan, ambulans itu membawa pasien dari Kalurahan Hargorejo, Kokap, menuju Kalurahan Sogan, Wates. Saat itu, ambulans tidak menyalakan sirene utama, namun lampu strobo disebut dalam kondisi menyala dan sirene kejut juga digunakan saat ambulans berbelok.

"Sirene enggak, tapi kelihatannya strobo. Jadi strobo merah, nyala. Sama kalau dibelokkan kan pasti ada sirene kejutnya itu yang dud-dud-dud gitu," jelasnya.

Usai cekcok itu, Sulis menyebut sopir pikap itu kemudian meninggalkan lokasi.

"Karena kita bawa pasien, dia mungkin terus kabur gitu aja. Belum ada penyelesaian. Dia langsung kabur itu," pungkasnya.



(dil/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads