Seekor pedhet alias anak sapi di Kedungjati, Selopamioro, Imogiri, Bantul lahir dengan kondisi hanya memiliki dua kaki. Pemilik anak sapi tersebut berniat memeliharanya.
Pantauan detikJogja, tampak anak sapi berwarna cokelat ini hanya terbaring di dalam kandang. Ketika terbaring, anak sapi itu tampak seperti sapi pada umumnya.
Akan tetapi, ketika pemilik anak sapi itu mengangkatnya ternyata hanya memiliki dua kaki pada bagian belakang. Tampak anak sapi tersebut kesulitan saat berdiri dan akhirnya berbaring lagi.
"Ini pedhet (anak sapi dalam bahasa Jawa) sejak lahir memang kakinya hanya dua," kata sang pemilik sapi, Adi Wiyono (60) kepada wartawan di kediamannya, Kedungjati, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Kamis (24/9/2026).
Adi menjelaskan, bahwa anak sapi itu lahir pada Senin (21/9) dini hari. Adi sempat mengira sapi itu lahir dengan normal, justru anaknya lah yang pertama kali menyadari jika anak sapi itu tak memiliki dua kaki di bagian depan.
"Jam 00.00 WIB itu kok sapinya duduk, berdiri, duduk, berdiri dan saya pikir ini mau lahiran apa ya. Setelah itu saya tunggu sapinya dan akhirnya lahiran," ujarnya.
"Saat itu saya pikir normal, karena kan seperti berbaring itu dan kalau berbaring kan kakinya ketindihan tubuhnya," ucapnya.
Tidak lama kemudian, tepatnya sekitar pukul 04.00 WIB anak dari Adi pulang dari bekerja. Sesampainya rumah, anaknya bertanya kepada Adi terkait kelahiran sapi.
"Tahu kalau sapinya lahiran, anak saya tanya kok belum jalan ya. Setelah itu anak sapi itu diangkat anak saya dan bilang kok tidak ada kakinya ini, yang bagian depan halus ini (tidak ada kakinya)," katanya.
Mendengar hal itu, Adi kembali mendatangi kandang dan ternyata anak sapi miliknya memang hanya berkaki dua. Selanjutnya, Adi mulai membantu anak sapi itu agar bisa menyusui induknya.
"Ya kalau mau menyusui induknya saya angkat, karena kan kalau berdiri susah. Tapi saat ini saya belikan botol susu bayi, jadi saya beli susu peras di Barongan lalu baru saya masukkan botol dan saya minumkan ke anak sapi ini," ujarnya.
Terkait nama untuk anak sapi berkaki dua tersebut, Adi mengaku belum memberi nama. Menurutnya karena sapi ini baru berusia empat hari.
"Belum ada namanya, belum kepikiran," ucapnya.
Sedangkan untuk kedepannya, Adi mengaku tetap akan memelihara pedhet berkaki dua tersebut. Namun, Adi mempersilakan jika ada orang yang hendak membeli pedet unik miliknya.
"Ya kalau ada yang mau membeli ya boleh saja. Tapi kalau tidak ada yang membeli ya saya pelihara. Kalau dipelihara dan akhirnya mati ya sudah, yang penting sudah dipelihara," katanya.
Simak Video "Video Mobil Masuk Jurang di Polanharjo Klaten gegara Liat Google Maps"
(afn/ahr)