Den Baguse Ngarso Dimakamkan Besok di TPU Krapyak Bantul

Den Baguse Ngarso Dimakamkan Besok di TPU Krapyak Bantul

Adji G Rinepta - detikJogja
Senin, 21 Sep 2026 22:34 WIB
Jenazah seniman teater Susilo Nugroho alias Den Baguse Ngarso saat tiba di rumah duka di kawasan Mantrijeron, Kota Jogja, Senin (21/9/2026) malam.
Jenazah seniman teater Susilo Nugroho alias Den Baguse Ngarso saat tiba di rumah duka di kawasan Mantrijeron, Kota Jogja, Senin (21/9/2026) malam. Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Seniman teater senior Jogja, Susilo Nugroho alias Den Baguse Ngarso, tutup usia sore tadi. Jenazah Susilo rencananya akan dimakamkan besok (22/9) pukul 16.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Krapyak, Sewon, Bantul.

"Informasi sementara akan dimakamkan di Makam Krapyak. Itu tempat makam keluarga, jamnya jam 4 sore," ujar kakak Susilo, Sukanti, ditemui di rumah duka di Mantrijeron, Kota Jogja, Senin (21/9/2026).

Susilo alias Den Baguse Ngarso meninggal dunia sore ini pukul 17.30 WIB pada usia 67 tahun. Sebelum pemakaman, akan digelar ibadah penghiburan dan pelepasan pukul 12.00 WIB di rumah duka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikJogja, jenazah Susilo tiba di rumah duka sekitar pukul 22.00 WIB setelah disucikan di Rumah Sakit Bethesda. Isak tangis keluarga mengiringi tibanya jenazah. Setelahnya, digelar upacara penghormatan.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, kepergian Susilo yang terbilang mendadak membuat keluarga seakan tak percaya. Kakak ipar Susilo, Hesti, menceritakan kemarin (20/9) sore hingga malam Susilo masih berkegiatan, bahkan menerima tamu.

"Kemarin sore itu masih ada, masih nemui tamu. Terus tadi malam katanya beli bakmi, sambat sininya sakit, dada kiri," jelas Hesti saat ditemui di rumah duka.

"Biasanya malam itu siram-siram (menyiram halaman), terus nyapu," sambungnya.

Keponakan Susilo, Uri, menceritakan sang paman ditemukan meninggal dunia sore ini di tempat tidurnya. Saat itu, ia dipanggil oleh istri Susilo yang panik lantaran tubuh Susilo sudah terbaring kaku.

"Saya datang Ibu kok nangis, kok cerita, 'Iki Om Sus deloken toh Ri, kok sikile kok anyep banget (Ini Om Sus dilihat, kok kakinya dingin banget)', terus saya (mencoba membangunkan) 'Om Sus', tapi nggak berani mbalikke (membalik) karena hadapnya ke barat," papar Uri ditemui di rumah duka, Senin (21/9) malam.

"Posisinya tidur menyamping, tidur miring gitu. Kakinya saya pegang, kok anyep dan kaku. Tangannya juga begini. Waduh, aku udah feeling-ku nggak enak, kukunya udah hitam," sambungnya.

Mendapati itu, Uri langsung mendatangi mantri untuk memeriksa Susilo. Mantri pun datang dan memeriksa Susilo, kemudian mengonfirmasi jika Susilo sudah meninggal dunia.

"Pak Eko ke sini, 'ini sudah nggak ada. Ini sudah kaku, sudah lama ini kemungkinan sudah lama'," terang Uri menirukan ucapan mantri.



(apu/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads