Teror Hewan Misterius Pembunuh 7 Kambing di Gunungkidul

Teror Hewan Misterius Pembunuh 7 Kambing di Gunungkidul

Tim detikJogja - detikJogja
Kamis, 03 Sep 2026 07:20 WIB
Polisi saat mendatangi kediaman pemilik tujuh kambing yang mati akibat serangan hewan liar.
Polisi saat mendatangi kediaman pemilik tujuh kambing yang mati akibat serangan hewan liar. Foto: Dok Polsek Tepus
Gunungkidul -

Kasus kematian kambing milik warga Tepus 1, Tepus, Gunungkidul belum diketahui penyebabnya. Diduga, kambing-kambing tersebut mati karena serangan hewan liar.

Tercatat ada tujuh kambing yang ditemukan dalam kondisi mati di dalam kandang. Beberapa di antaranya kondisinya hanya tinggal kulit. Kapolsek Tepus, AKP Suryanto, menuturkan kejadian bermula saat dua orang warga yang bertugas memelihara kambing hendak melepasliarkan kambing-kambing milik Eno (48), warga Tepus 1 hari ini sekitar pukul 06.00 WIB.

"Tapi sampai kandang saksi mendapati tujuh ekor kambing sudah mati dengan kondisi terdapat luka gigitan pada kaki dan leher," terang saat dihubungi wartawan, Rabu (2/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara rinci, total kambing yang mati ada 7 ekor. Rinciannya, 2 ekor kambing betina dan 5 anakan kambing. Namun, dari 5 anakan kambing itu ada beberapa yang habis dimakan oleh pemangsa.

ADVERTISEMENT

"Dari tujuh kambing itu ada dua anak kambing yang telah dimakan oleh hewan liar dan hanya tersisa kulitnya saja," ujarnya.

Mendapati kejadian itu, keduanya langsung memberi tahu Eno. Selanjutnya Eno memberi tahu perangkat Kalurahan dan Polsek Tepus.

Diduga Serangan Hewan Liar

Suryanto menambahkan, polisi telah mendatangi lokasi kejadian. Suryanto menduga matinya tujuh ekor kambing itu akibat serangan hewan liar.

Terlebih, pada musim kemarau panjang seperti saat ini hewan-hewan liar susah mencari makan. Hal itu membuat mereka menyasar ke kandang ternak milik warga yang berada jauh dari pemukiman masyarakat.

"Jadi dugaannya terdapat gerombolan hewan liar yang menyasar kandang ternak warga, karena hewan tersebut tidak bisa mencari makanan akibat kemarau panjang," ucapnya.

Suryanto menambahkan, Polsek Tepus melalui Bhabinkamtibmas bersama perangkat Kalurahan Tepus telah memberikan imbauan. Adapun imbauan itu agar masyarakat membawa pulang ternak yang kandangnya berada jauh dari rumah.

"Lalu perbaikan kandang ternak agar ternak lebih aman dari serangan hewan liar. Selain itu jika perlu dilakukan patroli saat malam hari untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.



(apl/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads