Pembakar MI di Nglipar Ditangkap, Pelaku 2 ABG Wanita

Pembakar MI di Nglipar Ditangkap, Pelaku 2 ABG Wanita

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Jumat, 21 Agu 2026 16:23 WIB
Polisi saat menunjukkan barang bukti berupa dua botol air mineral kemasan isi sisa solar.
Polisi saat menunjukkan barang bukti berupa dua botol air mineral kemasan isi sisa solar. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja
Gunungkidul -

Polisi mengamankan dua pelaku pembakaran ruang dapur dan guru di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Yappi, Natah, Nglipar, Gunungkidul. Kedua pelaku merupakan perempuan dan kakak beradik.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Tri Hartanto, mengatakan dari penyelidikan polisi menyebut kebakaran itu merupakan tindakan yang disengaja. Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut dan akhirnya mengerucut pada dua orang anak di bawah umur.

"Kita berhasil mengamankan dan meminta keterangan daripada terduga pelaku anak, ada dua dan semuanya perempuan. Masing-masing berusia 14 dan 15 tahun," katanya kepada wartawan di Polres Gunungkidul, Jumat (21/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua pelaku, lanjut Tri, merupakan warga Nglipar. Bahkan, keduanya memiliki hubungan saudara.

"Keduanya itu kakak beradik," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Selain mengamankan keduanya, polisi juga menyita barang bukti dua botol mineral bekas berisi sisa solar, jerami, dan kertas untuk perantara pembakaran. Jerami itu, dari pengakuan pelaku didapat dari sekitar sekolah, begitu pula dengan kertasnya.

"Dari keterangan, solar didapatkan dari rumah kedua pelaku. Jadi dulu rumahnya pernah dapat bedah rumah dan ada sisa solar untuk penerangan (bahan bakar diesel)," ujarnya.

Terkait apakah keduanya sudah merencanakan aksi pembakaran itu, Tri menyebut bahwa semua itu bersifat spontan. Sedangkan ide pembakaran itu berasal dari pelaku yang berusia 15 tahun.

"Spontan. Jadi ketika itu mengajak adiknya spontan, 'Kalau ini kita bakar pasti nanti jadi ramai' kata yang usia 15 tahun," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, pintu dapur dan bagian atap ruang guru di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Yappi di Natah, Nglipar, Gunungkidul terbakar. Diduga kebakaran itu karena olah orang tidak dikenal (OTK), pasalnya di beberapa ruang kelas terdapat kertas yang sudah berlumur BBM jenis solar.

Kapolsek Nglipar, AKP Paryadi, menjelaskan kejadian bermula saat salah satu guru berangkat ke sekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) hari ini sekitar pukul 06.00 WIB. Sesampainya di sekolah, guru itu melihat ada bekas kebakaran di pintu salah satu pintu.

"Dari keterangan saksi, pintu ruang dapur terbakar dan atap ruang guru jebol akibat terbakar," katanya saat dihubungi detikJogja, Rabu (19/8).

Selanjutnya, guru itu melakukan pengecekan dan menemukan ceceran solar di lantai. Hal tersebut membuat guru tersebut memberitahu guru lainnya dan berujung dengan laporan ke Polsek Nglipar.

"Dari pengecekan tadi banyak ditemukan tumpahan solar berceceran di lantai sekolah. Bahkan adabebapa kelas yang ditaruh kertas berlumuran solar," ujarnya.

Paryadi melanjutkan, bahwa tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, ruangan guru rusak karena atapnya terbakar.

"Jadi dugaannya sengaja ada yang membakar. Karena polisi temukan juga kertas-kertas yang diduga jadi media membakar serta ada solar juga," ucapnya.



(apl/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads