Jorok! Kamar Kos di Condongcatur Sleman Full Sampah Ditinggal Penghuni

Jorok! Kamar Kos di Condongcatur Sleman Full Sampah Ditinggal Penghuni

Adji G Rinepta - detikJogja
Kamis, 20 Agu 2026 21:56 WIB
Penampakan kamar kos yang penuh sampah ditinggal penghuninya di Condongcatur, Sleman. Foto diunggah Kamis (20/8/2026).
Penampakan kamar kos yang penuh sampah ditinggal penghuninya di Condongcatur, Sleman. Foto diunggah Kamis (20/8/2026). Foto: dok. Istimewa
Sleman -

Betapa terkejutnya Ade Roberta, pemilik indekos di Condongcatur, Sleman, itu usai membuka paksa satu kamar kos yang sudah ditinggalkan penyewanya. Tumpukan sampah memenuhi seluruh ruang kamar dibarengi bau busuk yang menyengat.

Cerita itu dibagikan Ade melalui akun media sosial Threads-nya. Ia mengunggah video yang memperlihatkan kondisi kamar yang penuh sesak dengan tumpukan sampah. Lebih dari 5 kantong sampah besar masih tidak mampu menampung sampah-sampah tersebut.

Ade memaparkan, kejadian ini bermula saat si penyewa kamar kos itu pamit tidak melanjutkan menyewa pada awal Agustus lalu. Saat melapor terkait itu kepada sepupu Ade, yang juga penjaga kos, si penyewa bilang akan menghabiskan masa sewa hingga akhir bulan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami ini kan posisinya di Jakarta, jadi kosan itu kami titipkan atau dikelola sama sepupu kami yang ada di sana. Jadi awal Agustus, tapi lupa ya tepatnya tanggal berapa, itu kebetulan sepupu kami tuh baru pulang kerja, dia masukin motor," jelas Ade saat dihubungi detikJogja, Kamis (20/8/2026) malam.

ADVERTISEMENT

"Nggak lama setelah itu, muncul lah si anak ini namanya Faisal, di kami tercatatnya begitu, bilang kalau sepertinya Agustus dia nggak lanjut gitu, mau pindah nih karena ngakunya dia dapat beasiswa sekolah di Australia," sambungnya.

Malam itu, lanjut Ade, Faisal mengangkut keluar sebagian barang-barangnya. Namun kepada sepupu Ade, Faisal mengaku masih ada sedikit barang yang masih di kamar dan akan diambil setelahnya.

Dengan begitu, sepupu Ade pun berasumsi jika Faisal akan menghabiskan masa sewa hingga akhir Agustus. Setelah itu Faisal pergi membawa sebagian barangnya. Setelah malam itu, sudah tidak terjalin komunikasi antara sepupu Ade dan Faisal.

"Terus dipastikan lagi sama sepupu saya, 'Jadi di situ udah enggak ada barang atau bagaimana?' gitu. 'Masih ada kok, baju-baju saya masih ada di situ', Ya oke lah ya karena akhir Agustus ini masih sewa," terang Ade.

Singkat cerita, 16 Agustus 2026 lalu, Ade melalui sepupunya hendak melakukan pembersihan rutin bulanan di indekos tersebut. Cleaning bulanan ini mencakup seluruh area kos termasuk kamar. Selain itu, beberapa perbaikan juga akan dilakukan.

"Untuk informasi aja nih ya, jadi kamarnya si Faisal ini, satu-satunya kamar yang dia tuh pasang gembok tambahan sendiri. Jadi yang lain nggak ada tuh, hanya kunci pintu aja dan kita kan punya serepnya gitu. Itu juga kita nggak ada curiga karena dia memang orang paling lama di situ. Dia udah 6 tahun," papar Ade.

"Cuma memang dari cerita anak-anak kosan itu, memang ini anaknya tertutup ya. Jadi didatangin saudara juga nggak pernah gitu, kelihatan ada kawan-kawannya datang juga hampir nggak pernah. Pokoknya nggak banyak interaksi," imbuhnya.

Pembersihan dimulai pukul 06.00 WIB. Saat sepupu Ade membersihkan depan kamar Faisal, bau tak sedap pun tercium dari dalam kamar. Kunci tambahan yang ada di kamar Faisal pun juga tidak ada. Sepupu Ade kemudian inisiatif mengetuk pintu namun tak ada jawaban.

Sepupu Ade pun makin curiga. Akhirnya, ia nekat mendobrak pintu kamar Faisal. Ade mengungkap, sepupunya dikagetkan dengan pemandangan yang ada di dalam kamar Faisal.

"Ditemukanlah di situ ada tumpukan sampah yang luar biasa banyak seperti yang di video itu. Jadi sebenarnya bukan sampah basah, makanya dia nggak terlalu bau, kayak botol plastik, kasur, ya kasur-kasur yang udah rusak, kipas angin rusak, kandang kucing. Bahkan sorry ya, ada air kencing di dalam botol pun ada, dan itu banyak," ujar Ade.

"Itu kan yang kelihatan di video itu ada lima atau empat (trashbag), dan itu kan belum selesai, masih ngambilin dari dalam masih banyak lagi. Kamarnya tuh sekitar ukuran 3x4 (meter), lumayan besar juga, itu penuh," sambungnya.

Usai penemuan yang mengagetkan itu, sepupu Ade kemudian berusaha menghubungi Faisal untuk mencari pertanggungjawaban. Namun tidak mendapat respons.

"Di-WA segala macam udah, minta tanggung jawab, udah ini ya marah lah gitu, ya tetap aja nggak respon. Tapi ya sebenarnya WA-nya masuk, tapi nggak respon," ujar Ade.

"Kita juga nggak tahu informasinya dia tuh, karena dia penghuni lama, terus ID-nya juga udah nggak kami pegang gitu. Jadi yang kami pegang itu KTP yang penghuni baru-baru aja nih. Yang lama-lama yang 5 tahun 6 tahun tuh lagi kita cari sudah udah susah," imbuhnya.

Ade pun berinisiatif mengunggah video penemuan tumpukan sampah di kamar Faisal tersebut ke media sosial, berharap Faisal tahu dan mau bertanggung jawab.

"Ya supaya ini deh, nggak kejadian lagi. Supaya nyampe ke orangnya juga nih semoga, kalau kayak gini, iya paling nggak sadar gitu, dan ya kan merugikan ya," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2
(apu/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads