Cara Menata Ruang Tamu Menurut Fengsui, Ini Posisi Perabotan yang Tepat!

Cara Menata Ruang Tamu Menurut Fengsui, Ini Posisi Perabotan yang Tepat!

Sri Wahyuni Oktafia - detikJogja
Jumat, 07 Agu 2026 12:34 WIB
Ilustrasi Ruang Tamu
Ilustrasi Ruang Tamu (Foto: Spacejoy/Unsplash)
Jogja -

Ruang tamu menjadi salah satu area penting dalam rumah karena menjadi tempat pertama yang dilihat sekaligus digunakan untuk menerima tamu. Tidak heran jika banyak orang berusaha menata ruang tamu senyaman mungkin, baik dari segi tampilan maupun fungsi. Salah satu cara yang sering digunakan adalah menerapkan prinsip fengsui agar suasana ruangan terasa lebih harmonis dan membawa energi positif.

Dikutip dari buku Inspirasi Feng Shui untuk Ruko Rukan dan Apartemen oleh Dewi Mariana, fengsui merupakan keharmonisan antara energi lingkungan atau alam dengan manusia sebagai penggunanya. Prinsip ini bertujuan memanfaatkan energi alam secara optimal agar memberikan keuntungan dan kenyamanan bagi manusia.

Dalam penerapannya, fengsui tidak hanya soal dekorasi, tetapi juga menyangkut penempatan perabotan yang tepat. Mulai dari posisi sofa, meja, hingga hal-hal lainnya, semuanya diyakini memengaruhi aliran energi di dalam ruangan. Lantas, bagaimana cara menata ruang tamu menurut fengsui agar terasa lebih nyaman dan seimbang? Berikut penjelasan lengkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Fengsui dalam Penataan Ruangan?

Dilansir buku Menata Interior Sesuai Feng Shui oleh Andie A. Wicaksono, dalam arsitektur, penataan ruang menurut fengsui bertujuan mengoptimalkan aliran udara dari luar agar dapat bergerak ke seluruh bagian ruangan. Sirkulasi udara yang baik ini membuat suasana di dalam rumah terasa lebih segar, tidak sumpek, serta terhindar dari kondisi lembap. Dampaknya, kenyamanan dan kesehatan penghuni rumah pun dapat lebih terjaga.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, dalam buku Feng Shui dan Interior karya Ivon Xue dan Mas Dian dijelaskan bahwa fengsui juga membahas dampak penempatan perabotan terhadap energi dalam ruang. Penataan perabot seperti ranjang, kompor, meja makan, hingga dekorasi dinilai dapat memberikan pengaruh baik maupun buruk, tergantung pada posisi dan kesesuaiannya dengan prinsip fengsui.

Melalui prinsip tersebut, fengsui tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga pada fungsi dan kenyamanan ruang. Karena itu, penataan interior perlu dilakukan secara tepat agar menciptakan suasana harmonis dan nyaman bagi penghuni rumah. Kali ini, detikJogja akan mengulas bagaimana menata perabotan di ruang tamu menurut fengsui agar bisa menjadi referensi bagi detikers.

12 Cara Menata Perabotan di Ruang Tamu Menurut Fengsui

Dikutip dari skripsi 'Feng Shui dalam Tinjauan Hukum Islam' oleh Dian Rhomadlonal Adzim serta detikProperti, berikut panduan menata ruang tamu agar lebih harmonis dan nyaman menurut fengsui:

1. Sediakan Satu Dinding Solid Tanpa Bukaan

Ruang tamu idealnya memiliki satu dinding solid tanpa jendela atau pintu. Dalam arsitektur, bidang vertikal ini berfungsi sebagai pembentuk ruang sekaligus memberikan batas yang jelas antararea. Menurut fengsui, dinding solid juga memberikan penopang energi yang membuat ruangan terasa lebih stabil. Hal ini penting untuk menciptakan rasa aman dan keseimbangan pada ruang tamu.

2. Maksimalkan Pencahayaan Ruang Tamu

Cahaya merupakan elemen penting dalam fengsui karena melambangkan energi, vitalitas, dan kesejahteraan. Semakin terang ruang tamu, maka semakin baik pula aliran energi yang masuk ke dalam rumah. Jika cahaya matahari yang masuk terbatas, detikers bisa menambahkan lampu seperti lampu meja atau lampu plafon. Pencahayaan yang cukup akan membuat ruangan terasa lebih hidup dan nyaman untuk digunakan.

3. Rutin Buka Jendela Ruang Tamu

Membuka jendela secara rutin membantu memperlancar sirkulasi udara di ruang tamu. Udara segar yang masuk akan menggantikan udara lama sehingga ruangan tidak terasa pengap. Dalam fengsui, kebiasaan ini juga dipercaya mampu mengusir energi negatif. Bahkan, membuka jendela selama beberapa menit setiap hari, terutama sekitar sembilan menit, dianggap membawa keberuntungan.

4. Susun Kursi Membentuk Segi Empat, Bukan L

Penataan kursi dianjurkan membentuk pola segi empat atau saling berhadapan. Susunan ini dinilai lebih ideal karena menciptakan interaksi yang setara antara tuan rumah dan tamu, sehingga komunikasi terasa lebih hangat dan terbuka. Sebaliknya, bentuk L dianggap kurang optimal dalam fengsui karena dapat menciptakan jarak atau ketidakseimbangan posisi duduk. Dengan formasi segi empat, energi dalam ruang tamu juga dapat mengalir lebih merata.

5. Kursi Harus Memiliki Sandaran Tangan dan Punggung

Kursi di ruang tamu sebaiknya dilengkapi sandaran punggung dan tangan. Selain menunjang kenyamanan saat duduk, kursi seperti ini juga memiliki kaitan dengan prinsip ergonomis yang membantu tubuh tetap rileks saat menerima tamu atau berbincang dalam waktu lama. Dalam fengsui, sandaran kursi juga melambangkan dukungan dan rasa aman. Posisi duduk yang terlindungi dipercaya mampu menciptakan suasana yang lebih stabil, baik bagi penghuni rumah maupun tamu yang datang.

6. Hindari Posisi Sofa Sejajar dengan Pintu

Meletakkan sofa sejajar dengan pintu dianggap kurang baik dalam fengsui. Posisi ini disebut sebagai "konfrontatif" karena membuat penghuni merasa waspada terhadap setiap orang yang masuk. Agar lebih nyaman, sebaiknya posisi sofa diatur sedikit menyamping atau menghadap pintu secara tidak langsung. Dengan begitu, suasana ruang tamu akan terasa lebih santai dan aman.

7. Jangan Letakkan Sofa Terlalu Dekat Jendela

Sofa yang diletakkan terlalu dekat jendela dapat mengganggu aliran energi yang masuk ke dalam rumah. Hal ini juga membuat posisi duduk terasa kurang stabil karena tidak memiliki penopang di belakang. Dalam fengsui, posisi terbaik adalah menempatkan sofa bersandar pada dinding. Dengan begitu, energi positif dapat mengalir lebih lancar tanpa terhalang oleh furnitur.

8. Letakkan Perangkat Audio untuk Menghidupkan Suasana

Ruang tamu sebaiknya tidak terasa sepi atau terlalu sunyi. Kehadiran perangkat audio seperti TV atau musik dapat membantu menciptakan suasana hidup dan dinamis, sehingga energi dalam ruangan tetap aktif. Dalam fengsui, ruang yang terlalu hening bisa terasa stagnan. Dengan adanya suara atau aktivitas ringan, ruang tamu menjadi lebih berenergi dan bisa mendorong terbentuknya interaksi yang positif antara pemilik rumah dan tamu.

9. Pajang Foto Keluarga di Ruang Tamu

Menempatkan foto keluarga di ruang tamu dapat memberikan kesan hangat dan penuh kedekatan. Secara psikologis, hal ini membantu mempererat hubungan antar-anggota keluarga serta menciptakan suasana yang lebih ramah bagi tamu. Dalam fengsui, foto keluarga juga melambangkan keharmonisan dan kebersamaan. Penempatannya di area yang mudah terlihat dipercaya dapat memperkuat energi positif dalam rumah.

10. Tambahkan Tanaman Hias untuk Energi Positif

Kehadiran tanaman di ruang tamu dapat memberikan nuansa segar dan alami. Selain mempercantik ruangan, tanaman juga dipercaya mampu menghadirkan energi positif serta meningkatkan kualitas udara di dalam rumah.

Namun, penempatannya perlu diperhatikan. Tanaman sebaiknya diletakkan di area yang mendapat cukup cahaya, seperti dekat jendela. Hindari tanaman berduri tajam, dan pilih jenis seperti pakis atau sirih gading agar energi yang dihasilkan tetap lembut dan menenangkan.

Meletakkan tanaman di ruang tamu juga menjadi cara yang disarankan oleh ahli fengsui untuk memperlancar aliran energi di rumah,

"Tambahkan tanaman hias, tetapi hindari tanaman tajam seperti kaktus atau lidah mertua. Letakkan tanaman di jendela untuk menciptakan penghalang antara sofa dan jendela guna mencegah hambatan aliran energi," papar Eve Kruavit, pakar fengsui sekaligus pendiri Holistic Space Design, dilansir detikProperti (21/12/2025).

11. Gunakan Cermin untuk Memperluas Ruangan

Cermin dapat memberikan ilusi ruang yang lebih luas sekaligus membantu memantulkan cahaya alami. Penempatan cermin yang tepat akan membuat ruang tamu terasa lebih terang dan lega. Namun, posisinya perlu diperhatikan agar tidak memantulkan hal-hal negatif. Dalam fengsui, cermin sebaiknya ditempatkan di area yang memperkuat energi positif, seperti memantulkan pemandangan indah atau cahaya.

12. Pilih Warna yang Sesuai dengan Elemen Fengsui

Pemilihan warna dalam ruang tamu tidak boleh sembarangan. Dalam fengsui, warna berkaitan dengan lima elemen, yaitu air, api, tanah, kayu, dan logam yang masing-masing memiliki makna tersendiri. Misalnya, warna cokelat melambangkan kestabilan dan kekuatan, sementara warna netral memberi kesan tenang. Selain itu, penting juga mengikuti intuisi, pilihlah warna yang membuat detikers merasa nyaman agar energi dalam ruangan tetap seimbang.

Itulah berbagai cara penataan ruang tamu yang tepat menurut fengsui, mulai dari posisi sofa atau kursi, perabotan yang sebaiknya diletakkan, hingga pemilihan warna yang tepat. Semoga bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Sri Wahyuni Oktafia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



(num/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads