Biang di Balik Rumah Warga Seyegan Terbakar 11 Kali dalam 2 Hari

Tim detikJogja - detikJogja
Senin, 25 Mei 2026 10:47 WIB
Garis polisi melintang di rumah warga Seyegan yang mengalami kebakaran berulang selama dua hari terakhir, Minggu (24/5/2026). Foto: Jauh Hari Wawan/detikJogja
Jogja -

Sebuah rumah warga di Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Sleman, mengalami 11 kali kebakaran dalam 2 hari. Tim Gegana sampai turun tangan untuk menemukan pemicunya. Ternyata ini biangnya atau asal mulanya.

Kebakaran itu pertama kali terjadi pada Sabtu (23/5) malam. Kebakaran itu menghanguskan sejumlah perabotan di rumah tersebut.

"Itu dari Sabtu (23/5) malam jam 12 malam. Awalnya kain yang terbakar. Terus muncul lagi sampai merembet kusen pintu," kata pemilik rumah, Mutfiana, saat ditemui wartawan, Minggu (24/5/2026).

Usai dipadamkan, api kembali muncul di titik yang berbeda dan membakar sejumlah barang lain. Kejadian itu terus berulang hingga kemarin siang.

"26 jam itu 11 kali kejadian (kebakaran). Paling besar kejadian kemarin jam 3 sore itu sampai eternit lalu lanjut subuh. Terakhir jam 10," ujarnya.

"Itu enggak ada suara ledakan, nggak ada percikan api juga, itu tiba-tiba aja kebakar," imbuh dia.

Mutfiana mengatakan, tidak korban dalam peristiwa itu.

"Tapi perabotan, sofa, pintu, dipan, tempat tidur (terbakar). Habis itu iya banyak lagi. Pokoknya kebanyakan (yang terbakar) furnitur," ucapnya.

Kejadian ini dilaporkan ke polisi. Tim Inafis Polresta Sleman, serta Tim Gegana Polda DIY mendatangi lokasi untuk menyelidiki. Hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh gas metana yang berasal dari septic tank.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Gegana Polda DIY, kebakaran dipicu adanya kebocoran gas metana dari septic tank yang saluran pembuangan gasnya tidak sesuai standar, sehingga gas masuk ke dalam rumah dan memicu kebakaran," kata Kapolsek Seyegan AKP Pujiono saat dimintai konfirmasi, Minggu (24/5).

Dari hasil pemeriksaan, Pujiono menjelaskan, kejadian kebakaran terjadi beberapa kali dalam dua hari.

"Di antaranya membakar bagian pintu kamar mandi dan handuk, kemudian kursi ruang tamu, sebagian kasur kamar, hingga kain di kamar mandi kembali terbakar," ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan hingga pukul 12.00 WIB, tidak ditemukan lagi adanya kebocoran gas metana. Polisi mengimbau pemilik rumah segera mengganti pipa karena septic tank itu juga digunakan untuk pembuangan limbah pemotongan ayam.

"Tim Gegana menyarankan agar septic tank segera dibongkar dan dilakukan penggantian pipa pembuangan sesuai standar keamanan, mengingat septic tank tersebut digunakan untuk limbah rumah tangga sekaligus limbah pemotongan ayam," jelas Pujiono.



Simak Video "Video: Sejumlah Rumah Terbakar di Lengkong Bandung, 1 Orang Tewas"

(dil/apu)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork