Seorang petugas tempat pemungutan retribusi (TPR) Parangtritis Lama, Bantul, yang sedang tugas malam menjadi korban sabetan celurit oleh pemotor yang tidak dikenal. Akibatnya, korban mengalami luka di paha kiri.
"Terjadi tindak kriminal di TPR Parangtritis antara jam 21.30 wib. Ciri-ciri pelaku pakai motor beat hitam dan pakai tutup muka. Korban penjaga tpr. Dari arah selatan berhenti di tpr Igs mengayunkan celurit. Celuritnya jatuh Igs pergi. (17/5/2026)," tulis keterangan di postingan akun Instagram @merapi_uncover, dilihat detikJogja pada Senin (18/5/2026).
Saat dimintai konfirmasi, Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan korban inisial MBA (38), warga Parangtritis, Kretek, Bantul. Saat itu korban sedang bertugas di TPR Parangtritis Lama sekitar pukul 21.00 WIB. Diketahui, untuk pemungutan retribusi saat malam, Pemkab Bantul melibatkan warga Parangtritis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika korban sedang bekerja di TPR lama Parangtritis, tiba-tiba pelaku datang dari arah selatan," kata Rita kepada wartawan, Senin (18/5/2026).
Saat itu pelaku tiba-tiba mengumpat dan mengeluarkan celurit dan mengayunkan ke arah korban. Pelaku juga merusak meja yang berada di TPR tersebut.
"Pelaku menyabet korban pakai celurit dan mengenai paha sebelah kiri korban," ujarnya.
Setelah beraksi, pelaku meninggalkan lokasi kejadian dengan sepeda motor. Sedangkan korban segera melapor ke Polsek Kretek.
"Akibat sabetan itu korban mengalami luka gores pada bagian paha kiri," ucapnya.
Kapolsek Kretek AKP Joko Mulyono menambahkan, polisi telah mendatangi lokasi kejadian. Hasilnya, polisi menemukan celurit yang gagangnya terlepas di sekitar lokasi kejadian.
"Sudah ditangani Polsek Kretek dan saat ini masih dalam penyelidikan," kata Joko.
(dil/ahr)












































Komentar Terbanyak
KPAI Ungkap Pengakuan Bidan Penampung 11 Bayi di Rumah Sleman
Respons Nadiem Makarim Usai Dituntut 18 Tahun Penjara
Purbaya soal Prabowo Sebut 'Orang Desa Tidak Pakai Dolar': Untuk Hibur Rakyat