Warga Kenteng, Ngalang, Gedangsari tidak menyangka sapinya menjadi hewan kurban Presiden RI, Prabowo Subianto di Kabupaten Gunungkidul. Pemilik menyebut sapinya dengan berat lebih dari 1 ton laku di harga ratusan juta rupiah.
Pemilik sapi yang dibeli Prabowo, Sugeng Hadi Prayitno, mengatakan awalnya ada petugas Dinas Pertanian dan Pangan (KDPP) Gunungkidul yang datang ke tempatnya pada awal bulan Mei 2026. Kedatangan petugas tersebut untuk melihat sapi-sapi milik Sugeng apakah sesuai dengan kriteria hewan kurban Presiden.
"Lalu saya usulkan dua sapi, masing-masing memiliki berat 1.080 kilogram dan satunya sebesar 1.025 kilogram. Untuk jenis kedua sapi itu simmental," katanya kepada wartawan di Kenteng, Ngalang, Gedangsari, Gunungkidul, Jumat (15/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternyata, hanya satu ekor sapi yang memenuhi kriteria dan menjadi hewan kurban Presiden. Sedangkan untuk harga sapi tersebut mencapai ratusan juta rupiah.
"Tapi dari dua sapi yang saya usulkan hanya satu yang dipilih, yang 1.080 kilogram. Untuk harga sekitar Rp 100 juta," ujarnya.
Meski hanya satu sapinya yang terpilih jadi hewan kurban Presiden, Sugeng tetap merasa senang sekaligus kaget. Mengingat baru kali ini sapinya terpilih menjadi hewan kurban Presiden.
"Yang jelas kaget sekaligus senang ya, karena sapinya dibeli Presiden," ucapnya.
Sugeng melanjutkan, sapi yang menjadi hewan kurban Prabowo telah menjalani penimbangan dan pemeriksaan kesehatan. Lebih lanjut, tanggal 18 Mei Sugeng akan menghadiri pertemuan dengan Pemerintah DIY bersama peternak yang sapinya terpilih untuk menjadi hewan kurban Presiden.
"Saya juga sudah mengumpulkan fotokopi KTP, NPWP dan nomor rekening tabungan untuk proses penyelesaian transaksi," ucapnya.
Terkait apakah ada perawatan khusus untuk sapi kurban Presiden, Sugeng mengaku tidak ada. Mengingat semua sapi yang Sugeng pelihara memiliki jenis yang sama.
"Perawatan khusus tidak ada karena saya pelihara 20 ekor sapi dengan jenis simmental semua, jadi perawatannya sama semua," katanya.
Sedangkan akan dikirim ke mana sapi Presiden tersebut, Sugeng mengaku belum mengetahuinya. Namun, Sugeng memastikan sapi tersebut menjadi hewan kurban di Gunungkidul.
"Kalau untuk daerah mana belum tahu, masih menunggu. Tapi yang jelas, sapi itu untuk kurban di Gunungkidul," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPP Gunungkidul, Raharjo Yuwono, menyebut di Gunungkidul hanya ada satu ekor sapi yang menjadi sapi kurban Presiden. Jumlah tersebut mengalami penurunan ketimbang tahun lalu yang mencapai tiga ekor sapi.
"Untuk tahun ini hanya satu ekor sapi milik warga Ngalang, Gedangsari," ucapnya.
(apl/apl)












































Komentar Terbanyak
Sultan HB X Angkat Bicara soal Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Misteri Tewasnya Fotografer Keraton Jogja Sekeluarga Dalam Tenda Saat Kamping