Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu di Jakarta, 6,9 Ton Ditangkap

Jabodetabek

Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu di Jakarta, 6,9 Ton Ditangkap

Brigitta Belia Permata Sari - detikJogja
Jumat, 17 Apr 2026 16:30 WIB
Petugas gabungan turun langsung ke aliran kali di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (17/4/2026), untuk melakukan penangkapan ikan sapu-sapu sekaligus membersihkan sampah dan sedimen yang mencemari perairan.
Berantas Ikan Sapu-sapu, Petugas Sisir Kali. (Foto: Muhammad Reevanza/detikfoto)
Jogja -

Penangkapan ikan sapu-sapu yang dikenal sebagai hama sungai dilakukan serentak di lima wilayah DKI Jakarta. Total ada 68.800 ikan sapu-sapu seberat 6,9 ton yang ditangkap untuk dimusnahkan.

"Berdasarkan data yang dihimpun, total ikan sapu-sapu yang ditangkap mencapai 68.880 ekor dengan berat sekitar 6,98 ton," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta adalah Hasudungan A Sidabalok saat dimintai konfirmasi, dilansir detikNews, Jumat (17/4/2026).

Hasudungan menyebut wilayah dengan hasil tangkapan terbanyak berasal dari Jakarta Selatan (Jaksel) dengan rincian 63.600 ekor dengan berat mencapai 5,3 ton. Ikan sapu-sapu itu ditangkap di kawasan Pintu Air Outlet Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Kemudian di Jakarta Timur (Jaktim) ada 4.128 ikan sapu-sapu seberat 825,5 kg yang ditangkap di 10 titik kecamatan. Selanjutnya di Jakarta Pusat (Jakpus) ada 536 ekor ikan sapu-sapu yang ditangkap dengan berat 565 kg di tujuh titik kecamatan.

Sedangkan di wilayah Jakarta Utara (Jakut) sebanyak 545 ekor ikan ditangkap dari saluran penghubung RW 06, Kelurahan Kelapa Gading, Kecamatan Kelapa Gading. Total berat ikan yang ditangkap 271 kg.

ADVERTISEMENT

"Sedangkan di Jakarta Barat, 71 ekor ikan dengan berat 17 kg ditangkap di Kali Anak TSI, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng," ungkapnya.

Operasi ini menjadi bagian dari upaya pengendalian populasi ikan sapu-sapu yang dinilai merusak ekosistem perairan. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan terus dilakukan secara berkala guna menjaga keseimbangan lingkungan di wilayah Jakarta.



(ams/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads