Satu unit mobil sedan mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jogja-Solo, Kalasan, Sleman, dini hari tadi. Mobil tergelincir di aspal yang licin karena hujan hingga berakhir terperosok di jurang sedalam 6 meter di sisi jalan.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menyebut kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 00.15 WIB tepatnya di Jalan Jogja-Solo Km 14,5 Padukuhan Bendan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman.
"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal sebuah mobil Honda City di wilayah Kalasan," kata Argo kepada wartawan, Rabu (15/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Argo menjelaskan, peristiwa itu bermula saat sedan yang dikemudikan oleh pemuda inisial EKA (24) warga Baturetno, Banguntapan, Bantul, awalnya melaju dari arah Solo menuju Jogja. Saat melintas di lokasi kejadian, mobil diduga tergelincir akibat jalan licin.
"Pengemudi berkendara dalam cuaca hujan dan jalan licin lalu hilang kendali dan oleng," ujarnya.
Mobil kemudian membentur tugu pembatas jalan serta pohon dan tiang telepon. Kendaraan baru berhenti setelah terperosok di jurang yang berada di samping jalan.
"Kemudian mobil terperosok ke samping jalan dengan kedalaman sekitar 6 meter dari jalan," ucapnya.
Argo memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Meski demikian, pengemudi mengalami sejumlah luka di kepala dan leher. Korban sempat dirawat di RS PDHI Kalasan sebelum dirujuk ke RS Bethesda.
"Pengemudi mengalami luka robek kepala sebelah kanan dan kiri, robek di pelipis kanan, robek di leher kanan. Saat ini sudah mendapatkan perawatan medis," ucapnya.
Sementara itu, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan dan samping kanan, serta kaca depan pecah. Selain itu, empat tiang pembatas jalan patah, satu pohon tumbang, dan satu tiang telepon mengalami kerusakan.
"Total kerugian materi sekitar Rp30 juta," ucapnya.
Polisi mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama dalam kondisi cuaca hujan.
"Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik demi keselamatan bersama," pungkasnya.
(aku/ahr)












































Komentar Terbanyak
Sultan HB X Angkat Bicara soal Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Misteri Tewasnya Fotografer Keraton Jogja Sekeluarga Dalam Tenda Saat Kamping