Prabowo Bertemu Putin di Rusia Besok, Ini yang Bakal Dibahas

Prabowo Bertemu Putin di Rusia Besok, Ini yang Bakal Dibahas

Rumondang Naibaho - detikJogja
Sabtu, 11 Apr 2026 17:08 WIB
Presiden Prabowo akan bertolak ke Rusia besok. Kunjungan itu akan membahas sektor energi.
Foto: Prabowo Subianto (dok.YouTube Setpres )
Jogja -

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertolak ke Rusia besok. Prabowo akan menemui Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Berangkatnya minggu ini, dalam minggu ini," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dikutip dari detikNews, Sabtu (11/4/2025).

Pertemuan kedua pemimpin negara itu akan membahas sejumlah isu strategis, terutama terkait dinamika geopolitik global dan sektor energi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beliau akan bertemu dengan Presiden Putin dan juga akan membahas mengenai geopolitik dunia dan juga yang pasti membahas tentang situasi energi," ucap Sugiono.

ADVERTISEMENT

Sugiono menegaskan bahwa isu energi, termasuk minyak, menjadi salah satu topik penting yang akan dibicarakan. Menurutnya, hal tersebut memiliki nilai strategis bagi kepentingan nasional Indonesia.

"Salah satu yang akan beliau bicarakan juga itu (soal minyak), karena ini merupakan sesuatu yang sifatnya sangat strategis ya bagi bangsa Indonesia," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, dua kapal tanker Indonesia belum bisa mendapat izin melewati Selat Hormuz. Dua kapal itu milik anak usaha Pertamina, PT Pertamina International Shipping (PIS), yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan saat ini pemerintah masih terus melakukan komunikasi diplomatik dengan otoritas terkait di Iran secara intens.

"Kita lagi sedang berkomunikasi terus ya," ujar Bahlil, dilansir detikFinance, Jumat (10/4).

Bahlil sebelumnya sempat mengatakan ada titik cerah di tengah gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran selama dua minggu. Dia berharap dua minggu ke depan, dua kapal Pertamina bisa melalui Selat Hormuz.

"Dengan redanya jeda dua minggu eskalasi timur tengah mudah-mudahan bisa selesai," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4).




(par/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads