Viral Ruang Kelas SDN di Gunungkidul Rusak tapi Masih Dipakai Belajar

Viral Ruang Kelas SDN di Gunungkidul Rusak tapi Masih Dipakai Belajar

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Kamis, 02 Apr 2026 15:05 WIB
Bagian atap ruang kelas 6 SDN Bendungan 2 yang belum terpasang eternit.
Bagian atap ruang kelas 6 SDN Bendungan 2 yang belum terpasang eternit. Foto: Dok SDN Bendungan 2.
Gunungkidul -

Postingan bernarasi rusaknya salah satu ruang kelas SDN Bendungan 2 di Karangmojo, Gunungkidul ramai di media sosial (Medsos). Pihak sekolah menyebut kelas itu rusak pada bagian atap akibat rembesan air hujan, dan saat ini sedang dalam tahap perbaikan.

"Admin mendapatkan kiriman, video terkait Kondisi SDN 2 bendungan (kapanewon karangmojo) Kelas 6 dan masih digunakan Td pagi dinggo ujian praktek. Kondisine segitiga penyangga atas ws sambungan.....awal liburan terakhir masuk sekolah maune kayu penjapit plafon mritili gek wingi masuk sekolah kae daripada bebayani di bobol sisan," kata akun Instagram @fokusgunungkidul saat dilihat detikJogja hari ini.

Kepala SDN Bendungan 2, Karangmojo, Gunungkidul, Suharto membenarkan adanya kerusakan pada ruang kelas 6 SD tersebut. Menurutnya, kerusakan tersebut sudah berlangsung sejak lama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kerusakannya hanya pada bagian plafon saja, tepatnya dudukan eternit. Kalau rusaknya karena rembesan air, tapi itu sudah terjadi sebelum saya di situ, saya menjabat jadi Kepsek tahun 2023," katanya saat dihubungi detikJogja, Kamis (2/4/2026).

ADVERTISEMENT

Suharto melanjutkan, bahwa saat ini pihaknya masih menggunakan ruangan tersebut untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Di mana ada 10 murid yang saat ini duduk di bangku kelas 6.

Kondisi atap ruang kelas 6 SDN Bendungan 2 yang rusak akibat rembesan air.Kondisi atap ruang kelas 6 SDN Bendungan 2 yang rusak akibat rembesan air. Foto: Dok SDN Bendungan 2.

"Untuk ruangan kelas masih digunakan, karena sebetulnya aman kok itu," ujarnya.

Pihak sekolah juga disebut telah melakukan perbaikan. Adapun perbaikan tersebut menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

"Kalau di medsos kelihatan dibongkar ya memang karena sedang dalam perbaikan dan itu berlangsung belum lama ini. Plafonnya juga sudah baru, hanya belum terpasang eternit saja," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengaku telah mengetahui informasi tersebut. Bahkan, Nunuk menyebut jika Disdik segera melakukan pengecekan ke SD tersebut.

"Saya sudah perintahkan bidang SD untuk mengecek," katanya.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads