Renungan Harian Katolik 31 Maret 2026 dan Bacaan Hari Ini: Kelemahan Diri

Renungan Harian Katolik 31 Maret 2026 dan Bacaan Hari Ini: Kelemahan Diri

Santo - detikJogja
Selasa, 31 Mar 2026 03:59 WIB
Renungan harian Katolik 31 Maret 2026 lengkap dengan bacaan Injil dan doa penutup.
Renungan harian Katolik. (Foto: RDNE Stock project/Pexels)
Jogja -

Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.

Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 31 Maret 2026 merupakan hari Selasa dalam Pekan Suci dengan peringatan kisah Santo Benyamin, Martir. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah ungu.

Mengangkat tema tentang kelemahan diri, mari simak renungan Katolik hari Selasa, 31 Maret 2026 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh Bernardus Bria Seran Pr. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Renungan Katolik Hari Ini Selasa, 31 Maret 2026

Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 31 Maret 2026

Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 31 Maret 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan Yes 49:1-6; dilanjut Mazmur Mzm 71:1-2.3-4a.5-6ab.15.17; bacaan Injil Yoh 13:21-33.36-38; dan bacaan ofisi Yer 8:13-9:8. Berikut ini uraian lengkapnya dengan bacaan Injil versi panjang:

ADVERTISEMENT

Bacaan I Yes 49:1-6

  • Yes 49:1 Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! Tuhan telah memanggil aku sejak dari kandungan telah menyebut namaku sejak dari perut ibuku.
  • Yes 49:2 Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam dan membuat aku berlindung dalam naungan tangan-Nya. Ia telah membuat aku menjadi anak panah yang runcing dan menyembunyikan aku dalam tabung panah-Nya.
  • Yes 49:3 Ia berfirman kepadaku: "Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku."
  • Yes 49:4 Tetapi aku berkata: "Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; namun, hakku terjamin pada Tuhan dan upahku pada Allahku."
  • Yes 49:5 Maka sekarang firman Tuhan, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya, dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya?maka aku dipermuliakan di mata Tuhan, dan Allahku menjadi kekuatanku?,firman-Nya:
  • Yes 49:6 "Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi."

Bacaan Mazmur Mzm 71:1-2.3-4a.5-6ab.15.17

  • Mzm 71:1 Pada-Mu, ya Tuhan, aku berlindung, janganlah sekali-kali aku mendapat malu.
  • Mzm 71:2 Lepaskanlah aku dan luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepadaku dan selamatkanlah aku!
  • Mzm 71:3 Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku.
  • Mzm 71:4 Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik, dari cengkeraman orang-orang lalim dan kejam.
  • Mzm 71:5 Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH.
  • Mzm 71:6 Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji.
  • Mzm 71:15 mulutku akan menceritakan keadilan-Mu dan keselamatan yang dari pada-Mu sepanjang hari, sebab aku tidak dapat menghitungnya.
  • Mzm 71:17 Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib;

Bacaan Injil Yoh 13:21-33.36-38

  • Yoh 13:21 Setelah Yesus berkata demikian Ia sangat terharu, lalu bersaksi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku."
  • Yoh 13:22 Murid-murid itu memandang seorang kepada yang lain, mereka ragu-ragu siapa yang dimaksudkan-Nya.
  • Yoh 13:23 Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya.
  • Yoh 13:24 Kepada murid itu Simon Petrus memberi isyarat dan berkata: "Tanyalah siapa yang dimaksudkan-Nya!"
  • Yoh 13:25 Murid yang duduk dekat Yesus itu berpaling dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, siapakah itu?"
  • Yoh 13:26 Jawab Yesus: "Dialah itu, yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya." Sesudah berkata demikian Ia mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot.
  • Yoh 13:27 Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: "Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera."
  • Yoh 13:28 Tetapi tidak ada seorangpun dari antara mereka yang duduk makan itu mengerti, apa maksud Yesus mengatakan itu kepada Yudas.
  • Yoh 13:29 Karena Yudas memegang kas ada yang menyangka, bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau memberi apa-apa kepada orang miskin.
  • Yoh 13:30 Yudas menerima roti itu lalu segera pergi. Pada waktu itu hari sudah malam.
  • Yoh 13:31 Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus: "Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia.
  • Yoh 13:32 Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia, Allah akan mempermuliakan Dia juga di dalam diri-Nya, dan akan mempermuliakan Dia dengan segera.
  • Yoh 13:33 Hai anak-anak-Ku, hanya seketika saja lagi Aku ada bersama kamu. Kamu akan mencari Aku, dan seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang, demikian pula Aku mengatakannya sekarang juga kepada kamu.
  • Yoh 13:36 Simon Petrus berkata kepada Yesus: "Tuhan, ke manakah Engkau pergi?" Jawab Yesus: "Ke tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku."
  • Yoh 13:37 Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!"
  • Yoh 13:38 Jawab Yesus: "Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."

Bacaan Ofisi Yer 8:13-9:8

  • Yer 8:13 Aku mau memungut hasil mereka, demikianlah firman Tuhan, tetapi tidak ada buah anggur pada pohon anggur, tidak ada buah ara pada pohon ara, dan daun-daunan sudah layu; sebab itu Aku akan menetapkan bagi mereka orang-orang yang akan melindas mereka."
  • Yer 8:14 Mengapakah kita duduk-duduk saja? Berkumpullah dan marilah kita pergi ke kota-kota yang berkubu dan binasa di sana! Sebab Tuhan, Allah kita, membinasakan kita, memberi kita minum racun, sebab kita telah berdosa kepada Tuhan.
  • Yer 8:15 Kita mengharapkan damai, tetapi tidak datang sesuatu yang baik, mengharapkan waktu kesembuhan, tetapi yang ada hanya kengerian!
  • Yer 8:16 "Dengus kuda musuh terdengar dari Dan; karena bunyi ringkik kuda jantan mereka gemetarlah seluruh negeri. Mereka datang dan memakan habis negeri dengan isinya, kota dengan penduduknya.
  • Yer 8:17 Lihatlah, Aku melepaskan ke antaramu ular-ular beludak, yang tidak dapat dimanterai, yang akan memagut kamu, demikianlah firman Tuhan."
  • Yer 8:18 Tidak tersembuhkan kedukaan yang menimpa diriku, hatiku sakit pedih.
  • Yer 8:19 Dengar! seruan puteri bangsaku minta tolong dari negeri yang jauh: "Tidak adakah Tuhan di Sion? Tidak adakah Rajanya di dalamnya?" ?Mengapakah mereka menimbulkan sakit hati-Ku dengan patung-patung mereka, dengan dewa-dewa asing yang sia-sia? ?
  • Yer 8:20 Sudah lewat musim menuai, sudah berakhir musim kemarau, tetapi kita belum diselamatkan juga!
  • Yer 8:21 Karena luka puteri bangsaku hatiku luka; aku berkabung, kedahsyatan telah menyergap aku.
  • Yer 8:22 Tidak adakah balsam di Gilead? Tidak adakah tabib di sana? Mengapakah belum datang juga kesembuhan luka puteri bangsaku?
  • Yer 9:1 Sekiranya kepalaku penuh air, dan mataku jadi pancuran air mata, maka siang malam aku akan menangisi orang-orang puteri bangsaku yang terbunuh!
  • Yer 9:2 Sekiranya di padang gurun aku mempunyai tempat penginapan bagi orang-orang yang sedang dalam perjalanan, maka aku akan meninggalkan bangsaku dan menyingkir dari pada mereka! Sebab mereka sekalian adalah orang-orang berzinah, suatu kumpulan orang-orang yang tidak setia.
  • Yer 9:3 Mereka melenturkan lidahnya seperti busur; dusta dan bukan kebenaran merajalela dalam negeri; sungguh, mereka melangkah dari kejahatan kepada kejahatan, tetapi Tuhan tidaklah mereka kenal.
  • Yer 9:4 Baiklah setiap orang berjaga-jaga terhadap temannya, dan janganlah percaya kepada saudara manapun, sebab setiap saudara adalah penipu ulung, dan setiap teman berjalan kian ke mari sebagai pemfitnah.
  • Yer 9:5 Yang seorang menipu yang lain, dan tidak seorangpun berkata benar; mereka sudah membiasakan lidahnya untuk berkata dusta; mereka melakukan kesalahan dan malas untuk bertobat.
  • Yer 9:6 Penindasan ditimbuni penindasan, tipu ditimbuni tipu! Mereka enggan mengenal Tuhan.
  • Yer 9:7 Sebab itu beginilah firman Tuhan semesta alam: "Sesungguhnya, Aku mau melebur dan menguji mereka, sebab apakah lagi yang dapat Kulakukan terhadap puteri umat-Ku?
  • Yer 9:8 Lidah mereka adalah anak panah yang membunuh, perkataan dari mulutnya adalah tipu; mereka berbicara damai dengan temannya, tetapi dalam hatinya mereka merancang pengadangan terhadapnya.

Renungan Harian Katolik Selasa 31 Maret 2026

Peristiwa dalam bacaan Injil hari ini berlangsung dalam suasana perjamuan makan terakhir Yesus dengan para murid-Nya. Di tengah perjamuan itu, Yesus menyatakan bahwa salah satu murid akan mengkhianati-Nya.

Dalam budaya Timur Tengah, berbagi makanan di meja yang sama adalah tanda persahabatan dan kepercayaan. Karena itu, pengkhianatan di tengah perjamuan merupakan tindakan yang sangat menyakitkan.

Setelah Yudas pergi, Yesus berbicara kepada para murid tentang saat kemuliaan-Nya yang sudah dekat. Selanjutnya, Petrus dengan penuh semangat menyatakan kesetiaannya kepada Yesus. Namun, Yesus menubuatkan bahwa sebelum ayam berkokok, Petrus justru akan menyangkal-Nya tiga kali.

Kisah ini mengungkapkan dua realitas penting dalam kehidupan para murid Yesus. Pertama, misteri pengkhianatan manusia. Kisah Yudas menunjukkan bahwa seseorang dapat berada sangat dekat dengan Yesus, namun tetap memilih jalan yang salah.

Penginjil Yohanes menggambarkan bahwa setelah Yudas mengambil roti, Iblis masuk ke dalam dirinya. Ini menegaskan bahwa pengkhianatan sering dimulai dari hati yang perlahan menjauh dari Tuhan.

Kedua, kelemahan manusia di hadapan panggilan Allah. Berbeda dengan Yudas yang mengkhianati Yesus, Petrus sebenarnya mengasihi Yesus. Namun, imannya masih lemah. Ia berjanji setia, tetapi kemudian jatuh.

Hal ini menunjukkan bahwa murid yang paling bersemangat pun dapat gagal. Namun, penginjil tidak berhenti pada kegagalan manusia. Petrus akhirnya dipulihkan oleh Yesus. Dengan demikian, pesannya jelas: Rahmat Tuhan lebih besar daripada kelemahan manusia.

Kisah ini mengajak kita merenungkan kehidupan iman kita sendiri. Pertama, kita diajak untuk menjaga kedekatan hati dengan Tuhan. Kisah Yudas mengingatkan kita bahwa kedekatan lahiriah dalam hidup beragama tidak otomatis berarti dekat secara batin dengan Tuhan.

Kita dipanggil untuk memelihara relasi pribadi dengan Kristus melalui doa, sakramen, dan hidup yang benar. Kedua, kita diajak untuk menyadari kelemahan diri. Seperti Petrus, kita sering memiliki niat baik, tetapi gagal dalam praktiknya.

Kesadaran akan kelemahan diri tidak bermaksud membuat kita putus asa, tetapi agar kita semakin mengandalkan rahmat Tuhan. Ketiga, kita diajak untuk percaya pada belas kasihan Tuhan. Ketika kita jatuh, Tuhan tidak meninggalkan kita. Ia selalu membuka kesempatan untuk bertobat dan kembali kepada-Nya.

Dalam kisah ini, kita melihat dua kemungkinan dalam hidup seorang murid Yesus, yakni berkhianat seperti Yudas, atau jatuh tetapi bangkit kembali seperti Petrus. Pilihan ada pada kita setiap hari.

Marilah kita memohon rahmat agar tetap setia kepada Kristus, bahkan ketika kita lemah, sebab Tuhan tidak mencari murid yang sempurna, tetapi yang memiliki hati yang mau kembali kepada-Nya.

Doa Katolik Hari Ini

Allah yang kekal dan kuasa, perkenankanlah kami memperingati sengsara Kristus sepatutnya, agar kami memperoleh pengampunan.

Demi Yesus Kristus, PutraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Demikian renungan harian Katolik hari ini Selasa, 31 Maret 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.

FAQ

1. Renungan harian Katolik 31 Maret 2026 tentang apa?

Renungan Katolik hari ini 31 Maret 2026 mengangkat refleksi tentang kelemahan diri yang jarang kita sadari, sehingga harus kita pupup agar kehidupan batin dan iman kita dengan Tuhan tetap terjaga.

2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 31 Maret 2026?

Bacaan Injil Katolik 31 Maret 2026 adalah Yohanes 13 mulai dari ayat 21 sampai 33 kemudian dilanjut ayat 36, 37, dan 38.

3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 31 Maret 2026?

Dalam renungan harian Katolik 31 Maret 2026, kita juga merenungi kisah Santo Benyamin (Martir).




(sto/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads