Haedar Nashir Imbau Warga Muhammadiyah di Bali Takbiran di Rumah

Haedar Nashir Imbau Warga Muhammadiyah di Bali Takbiran di Rumah

Adji G Rinepta - detikJogja
Senin, 16 Mar 2026 21:38 WIB
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di kantor PP Muhammadiyah, Kota Jogja, Senin (16/3/2026).
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di kantor PP Muhammadiyah, Kota Jogja, Senin (16/3/2026). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau warga Muhammadiyah di Provinsi Bali untuk menggelar takbiran di rumah. Hal ini untuk menghargai perayaan Hari Raya Nyepi.

"Dan khusus untuk warga Muhammadiyah dan takmir-takmir masjid Muhammadiyah di Bali, atas nama toleransi, untuk tidak melakukan takbir keliling atau takbir yang menggunakan pengeras suara," terang Haedar di kantor PP Muhammadiyah, Kota Jogja, Senin (16/3/2026).

"Boleh lah untuk takbir kali ini dilakukan di rumah masing-masing," imbau Haedar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muhammadiyah sendiri umumkan hari raya Idul Fitri 1447 Hijriyah jatuh pada hari Jumat (20/3) besok. Penetapan ini berpotensi berbeda antara Muhammadiyah dan pemerintah. Diketahui, Pemerintah sendiri baru akan menggelar sidang isbat pada Kamis (19/3) esok.

"Atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah kami menyampaikan bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah akan jatuh pada hari Jumat tanggal 20 Maret 2026," ujar Haedar.

ADVERTISEMENT

"Manakala ada perbedaan dalam Idul Fitri kami menghargai dan kami mohon untuk saling menghargai," pesan Haedar.

Meski berpotensi berbeda waktu penetapan Idul Fitri, Haedar meminta agar hal ini tak perlu menjadi soal jika nantinya penetapannya berbeda waktunya. Ia berharap tempat-tempat umum tetap bisa melaksanakan salat Id meski berbeda hari.

"Dan semua tempat-tempat publik untuk dapat dijadikan tempat untuk Idul Fitri, baik bagi Muhammadiyah maupun warga kaum muslimin yang berbeda waktu Solatnya," terang Haedar.

"Lebih dari itu justru substansinya, mari Idul Fitri dalam kesamaan maupun perbedaan kita jadikan momentum untuk mengimplementasikan sumber-sumber pencerahan agama bagi kehidupan kita," sambungnya.

Sementara, diberitakan detikNews, terkait Hari Raya Suci Hindu, ada hari libur dan dispensasi di Bali agar umat Hindu di Bali dapat melaksanakan hari suci keagamaan sesuai dengan swadarmanya.

Menurut Surat Edaran Gubernur Bali Nomor B.30.800.1.6.2/61594/PK/BKPSDM Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, ini jadwal libur peringatan Nyepi 2026 di Bali.

- Rabu, 18 Maret 2026: Hari Raya Suci Tawur Kesanga

- Kamis, 19 Maret 2026: Hari Raya Suci Nyepi Caka 1948

- Jumat, 20 Maret 2026: Hari Raya Suci Ngembak Geni




(afn/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads