Serangan Maut Dekat Irak, 2 Kapal Tanker Minyak Terbakar Hebat

Internasional

Serangan Maut Dekat Irak, 2 Kapal Tanker Minyak Terbakar Hebat

Rita Uli Hutapea - detikJogja
Kamis, 12 Mar 2026 15:44 WIB
Dua kapal tanker minyak diserang dekat Irak. Satu orang dilaporkan tewas.
Ilustrasi/Konflik Timur Tengah Bikin Kapal Tanker Tertahan di Selat Hormuz (Foto: REUTERS/Benoit Tessier)
Jogja -

Dua kapal tanker minyak diserang di dekat Irak. Sedikitnya satu awak kapal dilaporkan tewas.

Dilansir detikNews, Kamis (12/3/2026), Farhan Al-Fartousi dari Perusahaan Umum Pelabuhan Irak mengatakan kepada televisi pemerintah Irak, jika satu awak kapal tewas dan 38 orang diselamatkan. Sementara itu, "pencarian terus dilakukan untuk menemukan yang hilang".

Fartousi tidak memerinci kewarganegaraan awak kapal atau detail tentang dalang di balik serangan itu. Dikutip dari Al Arabiya dan AFP, menyebutkan unit media pemerintah Iran mengatakan kepada kantor berita nasional INA bahwa "dua kapal tanker menjadi sasaran sabotase".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kementerian Perminyakan Irak menyatakan "keprihatinan mendalam" atas insiden yang melibatkan kapal-kapal tanker minyak di Teluk tersebut tanpa memberikan detail.

ADVERTISEMENT

"Keselamatan navigasi di koridor maritim internasional dan jalur pasokan energi harus tetap bebas dari konflik regional," tambah kementerian tersebut dalam pernyataan resminya hari ini.

Selat Hormuz -- jalur perairan yang mengangkut seperlima minyak dunia -- masih tertutup bagi hampir semua kapal tanker minyak, dan Iran telah bersumpah bahwa tidak satu liter pun minyak akan diekspor dari Teluk selama perang dengan Amerika Serikat dan Israel berlanjut.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Rabu (11/3), bahwa pasukan AS telah menyerang 28 kapal penyebar ranjau Iran, lebih dari seminggu setelah perang Timur Tengah dimulai.

Sementara itu, seorang karyawan di terminal minyak Basra, Irak, mengatakan kepada AFP bahwa tidak jelas "apakah itu serangan drone atau kapal yang bermuatan bahan peledak".

Organisasi Negara Irak untuk Pemasaran Minyak (SOMO) menyatakan jika dua kapal tanker minyak diserang tanpa memerinci bagaimana detail serangan itu terjadi.

SOMO menyebut kapal tanker minyak berbendera Malta, ZEFYROS itu diserang saat bersiap memasuki pelabuhan Khor Al-Zoubair, tempat kapal tersebut akan memuat tambahan 30.000 ton nafta cair yang digunakan dalam industri petrokimia.

Kapal kedua yang menjadi sasaran, SAFESEA VISHNU, berlayar dengan menggunakan bendera Kepulauan Marshall dan disewa oleh sebuah perusahaan Irak, menurut SOMO.

Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah kedutaan besar Amerika Serikat di Baghdad Irak memperingatkan bahwa Iran dan kelompok bersenjata Irak yang didukung Teheran mungkin akan menargetkan fasilitas minyak milik AS di Irak.




(ams/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads