Jalur Clongop yang menghubungkan Gunungkidul-Klaten sudah bisa dilewati lagi pasca tertutup material longsoran. Namun, jika terjadi hujan deras masyarakat diminta untuk lewat jalur alternatif guna menghindari terjadinya longsor susulan.
Panewu (Camat) Gedangsari, Eko Krisdiyanto mengatakan bahwa pembersihan material longsoran di jalan baru Clongop sudah selesai. Oleh sebab itu, masyarakat bisa kembali melintas di jalan tersebut.
"Pembersihan material longsoran sudah selesai dan saat ini jalan baru Clongop sudah dibuka penuh," katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (10/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski jalan baru Clongop telah dibuka secara penuh, Eko meminta agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalan tersebut. Pasalnya jika terjadi hujan bukan tidak mungkin terjadi longsor susulan.
"Masyarakat diimbau untuk tidak melewati jalan baru Clongop saat hujan deras, apalagi malam hari. Kenapa? Karena bisa berpotensi terjadi longsor susulan," ujarnya.
Oleh sebab itu, Eko menyebut bahwa masyarakat bisa mengakses jalur alternatif jika terjadi hujan deras di jalan baru Clongop.
"Masyarakat bisa melalui jalur alternatif di (Kalurahan) Sampang atau Mertelu jika terjadi hujan deras di Clongop," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, hampir sepekan, tanah longsor kembali terjadi di jalan baru Clongop, Gedangsari, Gunungkidul. Alhasil, jalan Wedi-Gedangsari hanya bisa dilalui motor.
"Betul, ada longsoran susulan di Jalan Baru Clongop. Untuk kejadiannya terjadi malam tadi," kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono saat dihubungi detikJogja, Minggu (8/3/2026).
Longsoran tersebut, lanjut Purwono, berada di lokasi tanah longsor yang terjadi hari Selasa (3/3/2026). Sedangkan, material longsoran yang berjatuhan di jalan adalah batu dan tanah.
"Jadi baru selesai dibersihkan malah sudah longsor lagi. Tapi alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka saat Longsoran susulan malam tadi," ujarnya.
Lebih lanjut, saat ini petugas telah melakukan asesmen dan pembersihan material longsoran. Selain itu, petugas juga melakukan pemotongan pohon yang rawan longsor.
"Saat ini jalan Wedi-Gedangsari sudah bisa dilalui motor. Tapi untuk mobil tetap lewat jalur alternatif yaitu Jalan Jelok dan Jalan Sampang," ucapnya.
(par/alg)

Komentar Terbanyak
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya
Awal Mula Ide Mbah Suhan Bikin 'Sawah Rongsok' di Gunungkidul
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja