Kita mungkin sering bermimpi, tetapi kerap mengabaikannya. Meski begitu, kalian tentu pernah sesekali penasaran tentang maknanya, seperti mimpi tentang laut. Lantas, mimpi laut ini pertanda apa?
Kita memahami mimpi sebagai bunga tidur. Namun, tidak semua mimpi sebatas 'bunga' semata. Pasalnya, tak jarang mimpi menyimpan makna yang mungkin berguna bagi kita.
Dalam Islam, para nabi dikisahkan memiliki mimpi berupa petunjuk, atau menafsirkan mimpi orang lain. Contohnya adalah Nabi Yusuf alaihis salam yang mengartikan mimpi kekeringan panjang raja Mesir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mimpi itu ada banyak macamnya, salah satunya mimpi tentang laut. Tafsir mimpi tentang laut ini dapat dijelaskan berdasarkan Al-Quran dan hadits. Lebih jelasnya, kalian bisa simak uraian tafsir mimpi tentang laut menurut Al-Quran dan Hadits berikut ini.
Tafsir Mimpi tentang Laut menurut Al-Quran dan Hadits
Dalam buku Tafsir Mimpi Menurut Al-Qur'an dan As-Sunah oleh Muhammad Ibnu Sirin, dijelaskan tafsir mimpi tentang laut menurut Al-Quran dan hadits. Laut ditafsirkan sebagai penguasa yang kharismatik dan kuat. Pasalnya, laut merupakan sungai yang paling besar. Air sendiri merujuk pada Islam, ilmu, dan suatu sumber.
Tafsir mimpi tentang laut berbeda-beda tergantung kondisinya. Berikut ini beberapa tafsir tentang laut yang dijelaskan dalam sumber tersebut:
- Air yang berbau busuk ditafsirkan sebagai suatu harta yang haram.
- Air yang kuning diartikan sebagai suatu penyakit.
- Kedalaman air ditafsirkan sebagai pengucilan, penghinaan, dan hilangnya kenikmatan. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Mulk ayat 30, yang artinya, "Katakanlah, terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering, maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagimu?".
- Mimpi menggunakan air yang sangat panas ditafsirkan ia akan mendapatkan kekerasan dari penguasa.
- Air panas yang keruh ditafsirkan sebagai kesulitan dan kelelahan. Ketika bermimpi meminumnya, diartikan dengan penyakit.
- Mimpi meminum air panas juga ditafsirkan sebagai pertanda seseorang bakal mendapatkan kebingungan dari raja.
- Buih air panas ditafsirkan sebagai harta yang tidak memiliki kebaikan.
- Ombak air laut diartikan sebagai kekerasan dan siksaan, seperti dalam firman Allah, "Dan apabila mereka dilamun ombak yang besar seperti gunung."(Luqman: 32) juga firman-Nya, "Dan gelombang menjadi penghalang bagi keduanya." (Hud: 43).
- Mimpi tenggelam di laut, bermakna bahwa raja akan membinasakannya.
- Mimpi seolah-olah mengeluarkan mutiara dari laut, bermakna akan memperoleh harta dari raja, budak wanita, atau ilmu.
- Mimpi air laut seolah-olah bertambah melampaui batas hingga sampai ke rumah-rumah, ditafsirkan di tempat itu akan terjadi fitnah yang besar.
- Mimpi air laut surut hingga kedua tepinya kelihatan, ditafsirkan akan adanya cobaan yang disebabkan khalifah atau kekurangan pangan, sebagaimana kisah dari Ibnu Mus'idah.
Mimpi dalam Perspektif Islam
Mimpi dan tafsirnya tidak sepenuhnya benar maupun salah. Berdasarkan sumber yang sama, mimpi itu bisa berasal dari Allah atau setan, sebagaimana sabda Nabi Muhammad dalam sebuah hadits riwayat Muslim sebagai berikut.
Ar-ru'yaa minallaahu walhulmu minasy syaythaani
Artinya: "Ar-ru'ya 'mimpi kebaikan' berasal dari Allah sedang al-hulmu 'mimpi buruk' berasal dari setan."
Mimpi perlu ditafsirkan untuk mengetahui maksudnya. Namun, perlu diingat penafsiran mimpi dalam perspektif Islam sangat membutuhkan dalil Al-Quran. Dasarnya adalah firman Allah dalam surat Ali-'Imran ayat 103 berikut ini.
"Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah..."
Dalam artikel jurnal berjudul 'Tafsir Mimpi dalam Pandangan Hadis: Studi Takhrij dan Syarah Hadis' oleh Himawan Akbar, diuraikan mengenai tafsir mimpi berdasarkan pandangan hadits nabi. Melalui sumber tersebut, diketahui bahwa terdapat hadits Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad mengenai mimpi yang bersumber dari Allah dan mimpi dari setan.
Hadits tersebut menyebutkan bahwa segala sesuatu yang dilihat manusia dalam tidurnya, baik dari kebenaran maupun kebatilan, maka itu diciptakan oleh Allah. Jika isinya kebenaran, maka mimpi itu diciptakan dengan hadirnya malaikat. Sementara itu, jika berisi kebatilan, maka mimpi itu diciptakan dengan hadirnya setan.
Demikian penjelasan mengenai tafsir mimpi tentang laut menurut Al-Quran dan hadits. Dari sini detikers jadi tahu bahwa kita perlu berhati-hati dalam menafsirkan mimpi. Semoga bermanfaat, ya, Dab!
Artikel ini ditulis oleh Mardliyyah Hidayati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(num/dil)












































Komentar Terbanyak
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja
Mencuatnya Dugaan Kekerasaan Seksual Libatkan Dosen UPN Veteran Jogja
Lagi-lagi Geng Sadis Berulah di Jogja